Ajak Bos IMF ke Cilincing, Luhut: Biar Buat Kesimpulan Sendiri Tentang Indonesia

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengundang Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing untuk berdialog langsung dengan para pedagang di sana.
Ajak Bos IMF ke Cilincing, Luhut: Biar Buat Kesimpulan Sendiri Tentang Indonesia Jaffry Prabu Prakoso | 28 Februari 2018 20:39 WIB
Ajak Bos IMF ke Cilincing, Luhut: Biar Buat Kesimpulan Sendiri Tentang Indonesia
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (kedua kiri) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kanan), Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ?(kiri) dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menabuh kendang sebagai tanda dibukanya acara High Level International Conference di Jakarta, Selasa (27/2). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengundang Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing untuk berdialog langsung dengan para pedagang di sana.

"Saya ajak Ibu Lagarde ke sini karena kami tidak ingin menunjukkan situasi yang baik-baik saja. Kita serahkan kepada beliau untuk membuat kesimpulan sendiri tentang Indonesia," katanya, Rabu (28/2/2018).

Setelah mengunjungi TPI Cilincing, Menko Luhut mengajak Lagarde melihat suasana sungai Cilincing yang dulunya penuh dengan sampah dan kini telah menjadi lebih baik.

"Kami memulai proyek pembersihan sungai ini sejak tahun lalu. Tadinya sungai ini mirip lautan sampah dan kini sudah lebih baik. Kami mengolah plastik-plastik yang diambil dari sungai untuk dijadikan lapisan aspal seperti yang kita injak ini," jelasnya.

Luhut juga menceritakan bahwa pemerintah juga sedang melakukan upaya pembersihan Sungai Citarum, sungai yang saat ini dinilai sebagai sungai terkotor di dunia. "Saya jelaskan melalui video bagaimana Citarum itu dibersihkan sepanjang 269 km karena ada lebih dari 27 juta orang yang hidup di sekitar sungai Citarum," terangnya.

Sebagai seorang yang sangat peduli pada masalah lingkungan dan mencintai kehidupan air, Lagarde mendukung apa yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk proyek pembersihan kali dan sungai.

Dia menambahkan dari apa yang dilihatnya, Indonesia telah melakukan kemajuan yang cukup pesat dalam pembangunan, sejak pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1995. "Kita harus bisa menjaga kehidupan di dalam air. Tidak boleh membuang ke sungai sampah plastik, kertas dan lain-lain karena itu membunuh, dan itu tidak baik untuk bagi kehidupan," jelasnya.

Lagarde mengunjungi Indonesia di antaranya dalam rangka menindaklanjuti kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah IMF-World Bank Annual Meeting pada bulan Oktober tahun ini. Saat ditanya apa pendapatnya tentang persiapan pertemuan tersebut, Lagarde mengatakan persiapan sudah dilakukan dengan sangat baik.

"Kami berharap bahwa pertemuan akan berlangsung dengan sangat baik dan kami berharap Indonesia akan menunjukkan sebagai negara tuan rumah yang baik kepada para tamu yang datang," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
annual meeting IMF-World Bank

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top