Kemenkopolhukam Tingkatkan Koordinasi dengan Kementerian/Lembaga

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan melakukan koordinasi dengan 43 kementerian/lembaga (k/l) guna menggali potensi kerja sama di kawasan Pasifik Selatan.
Amanda Kusumawardhani | 23 Februari 2018 14:36 WIB
Menkopolhukam Wirant - ANTARA/Rosa Panggabean

Kabar24.com, JAKARTA--Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan melakukan koordinasi dengan 43 kementerian/lembaga (k/l) guna menggali potensi kerja sama di kawasan Pasifik Selatan.

Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Republik Nauru Baron Divavesi Waqa ke Indonesia pada tahun lalu dan juga kunjungan Menkopolhukam Wiranto ke Nauru beberapa hari yang lalu.

"Pertama memang dalam rangka kita membangun kerja sama dengan banyak negara. Utamanya yang kita rapatkan kerja sama dengan negara-negara di Pasifik Selatan," kata Wiranto di Jakarta, Jumat (23/2).

Dia bercerita saat kunjungannya ke Nauru,

Indonesia sudah dianggap negara berkembang yang sangat maju sehingga mereka meminta untuk memberikan bantuan bagi negara-negara di Pasifik Selatan.

"Misalnya capacity building dalam beberapa hal, kemudian berikan pengalaman-pengalaman dalam rangka mengadakan berbagai event internasional, dan sebagainya. Termasuk melatih kepolisian, kerja sama perikanan, perdagangan, kerja sama agriculture rumput laut, dan sebagainya," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan rapat koordinasi kali ini merupakan upaya Indonesia memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara di dunia. "Nah tentunya ada fokus-fokus. Hari ini fokusnya ke Pasifik Selatan," tuturnya.

Dari serangkaian kunjungan Republik Nauru ke Indonesia dan sebaliknya, Retno mengungkapkan banyak kerja sama yang bisa ditingkatkan.

Menurutnya, Indonesia selama ini Indonesia tidak memberikan perhatian yang serius terhadap negara-negara di Pasifik Selatan. Padahal kawasan tersebut dinilainya memiliki potensi kerja sama ekonomi hingga sosial kebudayaan.

"Dari pembicaraan itu kemudian kita kumpulkan semua. Dulu kerja sama dengan Pasifik Selatan sifatnya terpisah, kementerian apa melakukan apa. Sekarang kita kumpulkan semua dan kita mendesain," jelasnya.

Kawasan Pasifik Selatan sendiri terdiri dari 14 negara antara lain Nauru, Vanuatu, Solomon, dan Fiji.

Tag : menkopolhukam
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top