Wah, Pemerintah Korsel Habiskan Miliaran untuk Adik Kim Jong Un

Korea Selatan menghabiskan sekitar 240 juta won (setara Rp3 miliar) untuk menjamu adik perempuan diktator Korea Utara, Kim Jong Un, beserta rombongannya selama kunjungan mereka menghadiri Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.
Wah, Pemerintah Korsel Habiskan Miliaran untuk Adik Kim Jong Un Renat Sofie Andriani | 22 Februari 2018 17:08 WIB
Wah, Pemerintah Korsel Habiskan Miliaran untuk Adik Kim Jong Un
Wakil Presiden AS. Mike Pence duduk di depan saudara perempuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong saat menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan 9 Februari 2018. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Korea Selatan diketahui menghabiskan sekitar 240 juta won (setara Rp3 miliar) untuk menjamu adik perempuan diktator Korea Utara, Kim Jong Un, beserta rombongannya selama kunjungan mereka menghadiri Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.

Menurut seorang pejabat di Kementerian Unifikasi Korea Selatan yang namanya dirahasiakan, sebagian besar uang tersebut digunakan untuk akomodasi, transportasi, dan makanan empat anggota delegasi beserta 18 anggota staf mereka.

Dilansir CNBC, Kamis (22/2/2018), adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, dan sejumlah pejabat Korea Utara dikabarkan menginap di Walkerhill Hotel, sebuah hotel bintang lima di timur Seoul.

Di antara agenda kunjungan delegasi Korea Utara yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Kim Yo Jong dan delegasinya menempuh perjalanan antara Seoul dan lokasi Olimpiade Musim Dingin di pantai timur Korea Selatan. Selain itu, mereka dijamu makanan kelas dunia di beberapa hotel kelas atas oleh para pejabat Korea Selatan.

Sumber Kementerian Unifikasi Korea Selatan itu juga mengungkapkan bahwa pihak kementerian menghabiskan sekitar 130 juta won untuk akomodasi serta 50 juta won masing-masing untuk transportasi dan makanan.

Sebagai perbandingan atas nilai sebesar US$223.237 yang dihabiskan untuk delegasi Korut, Komite Olimpiade Internasional hanya menghabiskan sekitar US$50.000 untuk pelatihan dan persiapan 22 atlet Olimpiade Korea Utara, atau sekitar US$2.300 untuk masing-masing atlet.

Awal bulan ini, Kementerian Unifikasi dikabarkan telah menyetujui anggaran sekitar US$2,6 juta untuk membiayai 400 suporter dan para penampil yang datang menghadiri Olimpiade Pyeongchang.

Dilansir BBC, dana tersebut sebagian besar dipakai untuk akomodasi dan makanan bagi kelompok suporter, grup orkestra yang tampil di beberapa pertandingan, anggota tim taekwondo, serta anggota delegasi lainnya.

Anggaran tersebut belum termasuk biaya bagi 22 atlet Korea Utara (Korut), yang akan dikeluarkan oleh Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC), dan biaya bagi para pejabat tinggi Korut yang akan dibayarkan secara terpisah dalam anggaran belanja pemerintah.

Kehadiran Kim Yo Jong dalam pembukaan Olimpade Musim Dingin di Pyeongchang tahun ini memang menjadi salah satu peristiwa paling dinanti dan disoroti. Ini adalah kunjungan pertama yang pernah dilakukan anggota keluarga dinasti Korea Utara sejak Perang Korea tercetus.

Dalam lawatannya itu, Kim Yo Jong juga menyampaikan undangan pribadi dari Kim Jong Un kepada Presiden Korea Selatan Moon Jae In untuk melakukan pembicaraan resmi di Pyongyang.

Undangan itu disampaikan dalam pertemuan makan siang bersama Moon di Blue House, Seoul, pada Sabtu (10/2/2018). Kim Jong Un disebut ingin memperbaiki hubungan kedua negara.

Juru bicara Blue House Kim Eui Kyeom mengatakan Moon menerima undangan tersebut. Moon juga meminta Korut untuk lebih aktif berdialog dengan AS karena dialog dengan negara itu berpengaruh terhadap upaya perbaikan hubungan Korut dan Korsel.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kim jong un

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top