Kualitas Kontestan Dalam Pilkada Kalbar Dinilai Setara

Direktur Eksekutif Vox Populi Survey, Basynursyah mengatakan pihaknya menggunakan metodelogi kuantitatif dengan mengunakan kuisioner dan wawancara kepada responden Kalimantan Barat yang tersebar di dua Kota dan 12 Kabupaten.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 18 Februari 2018  |  09:13 WIB
Kualitas Kontestan Dalam Pilkada Kalbar Dinilai Setara
Ilustrasi - JIBI/Dwi Prasetya.jpg

Kabar24.com, JAKARTA -- Pemilihan Gubernur di Kalimantan Barat tahun ini diprediksi berlangsung ketat karena para pasangan dianggap memiliki kualitas yang hampir setara.

Hal itu terekam dalam survei yang digelar Vox Populi Survey. Direktur Eksekutif Vox Populi Survey, Basynursyah mengatakan pihaknya menggunakan metodelogi kuantitatif dengan mengunakan kuisioner dan wawancara kepada responden Kalimantan Barat yang tersebar di dua Kota dan 12 Kabupaten.

Jumlah Masyarakat Kalimantan Barat yang ditentukan sebagai sample dalam penelitian sebanyak 2.178 yang diambil dari jumlah Daftar Pemilih Tetap Pilkada (DPTP) Kalimantan Barat.

"Responden ditentukan dengan metode Multistage Random Sampling berdasarkan jumlah DPT Pilkada Kalbar 2018 yaitu 3,8 juta pemilih. Survei ini mengunakan tingkat kepercayaan 95% dan Margin of Error 2,2% yang dimulai sejak 3 Februari-13 Februari 2018," ujarnya, Minggu (18/2/2018).

Dalam survei itu pihaknya mengajukan pertanyaan terbuka kepada para responden tentang siapa yang akan dipilih jika pemilihan dilakukan saat survei digelar. Hasilnya, pasangan Sutarmidji-Ria Norsan dipilih oleh 21,1% responden, Karolin Margret-Suryadaman Gidot 17,9% dan Milton Crosby- Boyman Harun dengan 43,2%. Sisanya, 17,7% mengaku belum menentukan pilihan.

"Untuk tingkat kemantapan responden yang disurvei dalam menentukan pilihan cukup tinggi yakni berada di level 70,3%. Sementara 29,7% mengaku pilihannya masih bisa berubah dan masih goyah. Perlu diketahui, pemilih Kalimantan Barat ini adalah tergolong pemilih yang paling mudah pindah ke lain hati sehingga potensi berubah masih mungkin terjadi," tuturnya.

Selain pertanyakan tentang elektabilitas, survei itu juga merekam tingkat popularitas ketiga pasangan. Milton-Boyman dikenal oleh 78,7% responden, disusul Sutarmidji- Ria Norsan 72,6% dan Karolin Margaret Natasya - Suryadman Gidot 80,6%.

Sementara untuk tingkat kesukaan publik Kalimantan Barat terhadap ketiga pasangan calon kepala daerah, Milton Crosby - Boyman Harun meraih 84,6%, Sutarmidji- Ria Norsan 63,5% dan Karolin Margaret Natasya -Suryadman Gidot 60,2%.

"Tingginya tingkat kesukaan masyarakat terhadap Milton-Boyman disukai karena Milton dianggap sering turun ke bawah dan berdialog bersama masyarakat selama menjadi Bupati Sintang dan begitu juga dengan Boyman ketika menjabat sebagai Wakil Bupati Ketapang juga melakukan hal yang sama," tandasnya.

Sementara Sutarmidji-Ria Norsan menurutnya, dianggap terkesan elitis apalagi istri dari Ria Norsan juga maju dalam Pilkada Kabupaten Mempawah sehingga timbul kesan politik dinasti. kesan serupa juga terekam pada Karolin yang dianggap ingin melanjutkan estafet kepemimpinan ayahnya, Cornelis, Gubernur saat ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilkada Serentak

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top