1.000 Wisman China Ikuti Festival Imlek Wonderful Indonesia 2018 di Bali

Perayaan Imlek dilakukan dengan mengadakan makan malam hingga pertunjukkan barongsai. Perayaan dilakukan dua hari dengan membagi wisatawan yang ikut serta, yakni 500 wisatawan mancanegara (wisman) China pada hari pertama dan 500 lainnya pada hari kedua.
Ni Putu Eka Wiratmini | 16 Februari 2018 08:21 WIB
Sejumlah wisatawan melihat patung nelayan setibanya mereka dari berwisata dengan kapal laut di dermaga Serangan, Denpasar. - Antara

Bisnis.com, DENPASAR – Sebanyak 1.000 wisatawan mancanegara asal China mengikuti Festival Imlek Wonderful Indonesia 2018 di Bali yang digelar pada 15-16 Februari 2018. 

Perayaan Imlek dilakukan dengan mengadakan makan malam hingga pertunjukkan barongsai. Perayaan dilakukan dua hari dengan membagi wisatawan yang ikut serta, yakni 500 wisatawan mancanegara (wisman) China pada hari pertama dan 500 lainnya pada hari kedua.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana mengatakan perayaan ini sangat penting dilakukan untuk semakin mendekatkan hubungan kedua negara yakni Indonesia dengan China. Selain itu, perayaan ini juga dinilai menjadi salah satu bentuk promosi dan pernyataan verbal bahwa Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan China.

“Setelah sempat drop pada November hingga akhir Desember 2017, sekarang Januari-Februari 2018 sudah mulai penuh,” ungkapnya, Kamis (15/2/2018).

Pitana pun berharap perayaan Imlek di Bali akan memberikan efek berantai bagi pariwisata Pulau Dewata dan daerah lainnya di Indonesia. Wisman China diharapkan mendapat kesan yang positif dari perayaan ini sehingga menyebarluaskannya ke wisman lainnya.

“Seperti orang mengadakan Olimpiade, kan dampaknya tidak hanya saat acara tapi akan ada manfaat atau dampak ikutan lainnya,” sebutnya.

Wisman China merupakan pasar terbesar yang mengunjungi Indonesia. Selama 2017, tercatat sekitar 2 juta wisman China mengunjungi Indonesia atau mengalami peningkatan 36% dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra perayaan Imlek 2018 ternyata memberi angin segar bagi pariwisata Bali. Sebab, jika dibandingkan dengan Imlek tahun sebelumnya, telah kunjungan wisman China untuk berlibur di Bali meningkat dari 13.000 kunjungan menjadi 15.000 kunjungan.

Adapun target jumlah kunjungan wisman Bali tahun ini adalah 6,5 juta kunjungan. Negeri Panda masih diharapkan menduduki posisi teratas dengan porsi 1,5 juta kunjungan. Pada 2017, jumlah kedatangan wisman China ke Bali adalah sebanyak 1,3 juta kedatangan.

“Wisatawan China sangat suka pantai, juga Pasar Sukawati dan yang terkait heritage. Jadi, itu yang bisa jadi andalan kita,” terangnya.

Wakil Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar Chen Wei menyatakan penurunan status Gunung Agung ke level siaga memang menjadikan wisman China berani berlibur dan merayakan Imlek di Bali. Jika aktivitas Gunung Agung bisa semakin normal, maka jumlah kunjungan diyakini bakal terus meningkat.

“Kalau memang terjamin, kami [Pemerintah China] semaksimal mungkin mendorong turis Tiongkok ke Bali,” tuturnya.

Tag : pariwisata bali
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top