Pembiayaan Amanah di Pegadaian Bali Belum Banyak Dilirik

Produk pembiayaan amanah untuk melakukan kredit kendaraan bermotor milik Pegadaian di Bali ternyata belum banyak dimanfaatkan masyarakat sebab realisasi dana yang tersalurkan hanya 78% dari target seharusnya yang sebesar Rp5,9 miliar.
Ni Putu Eka Wiratmini | 14 Februari 2018 19:01 WIB
Ilustrasi - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kabar24.com, DENPASAR -- Produk pembiayaan amanah untuk melakukan kredit kendaraan bermotor milik Pegadaian di Bali ternyata belum banyak dimanfaatkan masyarakat sebab realisasi dana yang tersalurkan hanya 78% dari target seharusnya yang sebesar Rp5,9 miliar.

Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Made Mariawan mengatakan produk ini sebenarnya sangat menguntungkan sebab masyarakat yang hendak pembeli motor akan sangat dimudahkan.

Apalagi bunganya lebih rendah dari jenis finance lainnya yakni hanya setara dengan 1%.

"Kredit sepada moror atau mobil bisa, nanti pegadaian yang bayarin dulu," katanya kepada Bisnis, Rabu (14/2/2018).

Adapun realisasi pada 2016 ternyata lebih baik ketimbang tahun ini. Pada 2016, realisasi kredit yang tersalurkan mencapai Rp1,4 miliar atau lebih tinggi dari target yang sebanyak 159,9%.

Kemudian, pada 2017, targetnya adalah sebesar Rp5,9 miliar dengan realisasi hanya Rp4,6 miliar.

Sementara, out standing loan (OSL) atau saldo pinjaman juga meningkat signifikan selama dua tahun terakhir. Pada 2016 nilai OSL meningkat 278%.

Kemudian, peningkatan pada 2017 lebih besar lagi yakni 332%.

"Kredit amanah Pegadaian cabang syariah memberikan kemudahan dalam sewa modal untuk memiliki kendaraan bermotor bekas maupun baru," katanya.

Tag : pegadaian
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top