Dugaan Perselingkuhan Trump, Pengacara Akui Bayar Stephanie Clifford

Michael D. Cohen, pengacara pribadi Presiden AS Donald Trump, mengatakan pada hari Selasa (13/2/2018) bahwa dia telah membayar US$130.000 dari kantongnya sendiri kepada seorang aktris film dewasa yang pernah mengaku berselingkuh dengan Trump.
Aprianto Cahyo Nugroho | 14 Februari 2018 17:01 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menimbang spekulasi panas soal potensi Oprah Winfrey mengikuti pemilihan presiden tahun 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Michael D. Cohen, pengacara pribadi Presiden AS Donald Trump, mengatakan pada Selasa (13/2/2018) pihaknya telah membayar US$130.000 dari kantongnya sendiri kepada seorang aktris film dewasa yang pernah mengaku berselingkuh dengan Trump.

Dalam penjelasan paling rinci mengenai pembayaran kepada Stephanie Clifford pada tahun 2016, Cohen, yang bekerja sebagai penasihat Trump Organization selama lebih dari satu dekade, mengatakan bahwa dia tidak diganti untuk pembayaran tersebut.

"Baik Trump Organization maupun tim kampanye Trump tidak terlibat dalam transaksi dengan Clifford, dan tidak mengembalikan pembayaran kepada saya, baik secara langsung maupun tidak langsung," kata Cohen dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip New York Times.

"Pembayaran kepada Ms. Clifford tidak melanggar hukum, dan bukan merupakan kontribusi kampanye atau pengeluaran kampanye oleh siapapun," lanjutnya.

Dia menolak menjawab beberapa pertanyaan lanjutan, termasuk apakah Trump mengetahui bahwa Cohen melakukan pembayaran, mengapa dia melakukan pembayaran, atau apakah dia telah melakukan pembayaran serupa kepada orang lain selama beberapa tahun terakhir.

Cohen sebelumnya mengatakan bahwa Trump telah menolak tuduhan perselingkuhan dengan Clifford, yang memiliki nama panggung Stormy Daniels. Clifford mengatakan bahwa perselingkuhan itu terjadi segera setelah istri Trump, Melania, melahirkan anak lak-lakinya, Barron Trump.

Pernyataan Cohen yang disebut sebagai "transaksi pribadi" adalah kali pertama dia mengakui memiliki andil dalam pembayaran tersebut, yang pertama kali dilaporkan pada bulan Januari oleh The Wall Street Journal.

Cohen mengatakan bahwa dia telah memberikan pernyataan serupa kepada Komisi Pemilu Federal sebagai tanggapan atas keluhan yang diajukan oleh pengawas umum Common Cause, yang berpendapat bahwa pembayaran yang dilakukan melalui sebuah perusahaan yang didirikan oleh Cohen, tersebut merupakan kontribusi untuk kampanye Trump.

Pejabat Common Cause juga berusaha untuk mencari tahu apakah pembayaran tersebut dilakukan oleh Trump Organization atau orang lain.

"Keluhan tersebut menuduh bahwa saya telah melanggar undang-undang keuangan kampanye dengan memfasilitasi sumbangan berlebih," kata Cohen dalam pernyataannya.

"Tuduhan dalam pengaduan tersebut secara faktual tidak memiliki dasar hukum, dan penasihat saya telah mengajukan tanggapan terhadap F.E.C," lanjutnya.

Cohen adalah salah satu pembela terdepan Trump selama di Trump Organization. Selama masa kampanye Presiden 2016 lalu, Cohen sering mengatakan kepada wartawan bahwa informasi palsu tentang Trump pun bisa merusak jika dicetak. Sebelumnya, Clifford telah menceritakan kisahnya ke majalah In Touch di tahun 2011, serta situs gosip TheDirty.com. 

Tag : Donald Trump
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top