Terduga Teroris Jefri Tewas Setelah Diamankan Densus 88

Mabes Polri tengah menyelidiki kasus kematian terduga teroris atas nama Mohamad Jefri (MJ) yang meninggal dunia setelah ditangkap oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bersama isterinya atas nama Ardila Sholihatun Nisa (ASN) di Jl. Jenderal Sudirman Desa Cipancuh Kecamatan Haurgelis Kabupaten Indramayu.
Sholahuddin Al Ayyubi | 14 Februari 2018 15:00 WIB
Jenazah. -

Kabar24.com, JAKARTA - Mabes Polri tengah menyelidiki kasus kematian ‎terduga teroris atas nama Mohamad Jefri (MJ) yang meninggal dunia setela‎h ditangkap oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bersama isterinya atas nama Ardila Sholihatun Nisa (ASN) di Jl. Jenderal Sudirman Desa Cipancuh Kecamatan Haurgelis Kabupaten Indramayu.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto ‎membenarkan adanya informasi kematian terduga teroris bernama MJ setelah diringkus oleh‎ tim Densus 88 Antiteror. Namun, dia belum dapat memastikan apa penyebab kematian terduga teroris MJ setelah diringkus oleh Desus 88 Antiteror.

"Nanti akan saya cek apa penyebabnya ke Densus ya. Saat ini kami masih menyelidiki kabar adanya penangkapan kemudian meninggal," tuturnya, Rabu (14/2/2018).

Dia menjelaskan terduga teroris MJ kini sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Kota Agung, Lampung untuk dimakamkan. Kepolisian juga berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.

"Sudah dimakamkan di Lampung. Tunggu saja ya, kami akan bekerja dengan maksimal," katanya.

Selain MJ, terduga teroris lain yang pernah mati ‎di tangan Densus 88 yakni Siyono pada awal Maret 2016 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dari hasil otopsi Komnas HAM, Persatuan Dokter Forensik Indonesia dan PP Muhammadiyah, Siyono meninggal karena mengalami patah di bagian tulang dada yang mengarah ke jaringan jantung.

 

 

Tag : teroris
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top