Jelang Imlek Antam Manfaatkan Penjualan Emas

Menjelang hari raya Imlek penjualan emas batangan di Provinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan, terbukti pada Januari 2018 emas batangan terjual 9,6 kilogram.
Alif Nazzala Rizqi | 06 Februari 2018 21:00 WIB
Pegawai Antam Semarang Sedang menunjukkan emas edisi khusus Imlek

Kabar24.com, SEMARANG - Menjelang hari raya Imlek penjualan emas batangan di Provinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan, terbukti pada Januari 2018 emas batangan terjual 9,6 kilogram.

Marketing Representatif PT Antam Semarang Yulianto menuturkan, tahun baru Imlek merupakan momentum yang cukup bagus untuk menjual emas. Sebab, beberapa orang keturunan Tionghoa meyakini bahwa membeli emas saat Imlek akan memberikan keberuntungan.

"Kami coba memanfaatkan momen Imlek untuk memperoleh keuntungan dengan meluncurkan produk emas edisi khusus Imlek, dengan menargetkan Etnis Tionghoa sebagai pasar utama penjualan emas batangan," ujar Yulianto Selasa (6/2/2017).

Yulianto menambahkan, emas edisi khusus mempunyai berat 88 gram dengan kadar emas murni yakni 99,9% dan hanya diproduksi sebanyak 1.000 pcs di seluruh Indonesia. Dia optimistis penjualan emas bulan ini, akan naik mengingat Imlek merupakan saat yang tepat untuk menjual emas batangan.

Sementara itu gairah warga Jateng khususnya Semarang untuk membeli emas cukup baik. Karena Februari ini beberapa toko emas yang rajin membeli emas batangan untuk dijadikan perhiasan. Sebab, Antam memperkirakan jelang Imlek warga Tionghoa banyak membeli perhiasan yang akan digunakan pada saat hari raya.

"Saat ini beberapa toko emas baik dari Jateng maupun luar sudah memesan banyak emas batangan, sebagai bahan baku pembuatan perhiasan seperti kalung cincin dan anting emas," katanya.

Sementara itu, tren kenaikan emas dipengaruhi oleh harga emas dunia dimana setiap jam, mengalami peningkatan. Namun jika mengalami penurunan, ada faktor lain seperti pergerakan rupiah terhadap dollar Amerika apakah menguat atau tidak.

Kenaikan harga emas rata - rata berkisar antara Rp1000 hingga 2000 tergantung dengan nilai rupiah terhadap dollar Amerika serta harga emas dunia.

Disisi lain pertumbuhan ekonomi juga menjadi salah satu penyebab naik turunnya harga emas batangan.

"Harga emas itu fluktuatif saat ini harga emas per gram, berkisar diangka Rp668.000 atau US$43.10 sedangkan untuk emas batangan diharga US$1,340.68 per troy ounce," tambahnya.

Selebihnya Yulianto berharap, untuk penjualan emas batangan bisa melebihi target yang telah ditetapkan manajemen.

Tag : antam
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top