Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viostin DS dan Enzyplex Telah Ditarik Dari Pasar

Sejumlah toko dan apotik di Kota Solo sudah menarik suplemen tulang bermerek Viostin DS sejak sebulan lalu, menyusul pemberitaan mengenai kandungan babi di suplemen tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Februari 2018  |  16:18 WIB
Viostin DS dan Enzyplex Telah Ditarik Dari Pasar
Ilustrasi - Youtube

Kabar24.com, SOLO - Sejumlah toko dan apotik di Kota Solo sudah menarik suplemen tulang bermerek Viostin DS sejak sebulan lalu, menyusul pemberitaan mengenai kandungan babi di suplemen tersebut.

Pantauan lapangan di Solo, di toko modern, yakni Alfamart ataupun Indomaret sudah tidak terdapat suplemen tersebut.

"Sudah ditarik oleh kantor pusat sejak satu bulan yang lalu, jadi kemarin ramai-ramai pemberitaan itu kami sudah tidak jual," kata Kepala Toko Alfamart Monginsidi, Solo, Sriyono, Jumat (2/2).

Dia menjelaskan,  sebelum ditarik, penjualan suplemen tersebut cukup bagus. Dalam se hari, pihaknya menyetok sebanyak 4 strip.

"Kemarin saat ditarik masih ada 2 strip. Hampir setiap hari memang selalu ada yang beli," katanya.

Begitu juga di apotik, dua obat yang diberitakan mengandung DNA babi, yaitu Viostin DS dan Enzyplex sudah tidak tersedia. Petugas Apotik Gunung Jati, Surakarta, Supri, mengatakan pada awal dikeluarkannya produk tersebut penjualan cukup banyak.

"Khususnya untuk Viostin DS hampir setiap hari selalu ada yang beli, tetapi semenjak ada produk suplemen merek Welmov, konsumen beralih ke itu. Harganya lebih murah, isinya sama," katanya.

Dia menjelaskan, Viostin DS harganya di kisaran Rp32.000  per strip, sedangkan Welmov harganya Rp16.500 per strip.

Sementara itu, pantauan di Apotik Watson suplemen tersebut juga sudah tidak tersedia. Salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya mengatakan penarikan produk Viostin DS baru dilakukan kemarin.

"Kemarin saat ditarik produknya tinggal satu. Di sini kami jual dengan harga Rp41.500 per strip," katanya.

Sebelumnya, melalui keterangan resminya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan berdasarkan hasil pengawasan melalui pengambilan contoh dan pengujian terhadap parameter DNA babi, ditemukan bahwa dua produk tersebut terbukti positif mengandung DNA babi.

Terkait dengan hal itu, Badan POM RI telah menginstruksikan PT Pharos Indonesia sebagai produsen Viostin DS dan PT Medifarma Laboratories sebagai produsen Enzyplex untuk menghentikan produksi dua produk tersebut, dan menarik seluruh produk yang sudah tersebar di pasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top