Seorang Ilmuwan Klaim Campuran Manusia-Simpanse Pernah Dilahirkan di Laboratorium

Seorang ilmuwan mengklaim bahwa hampir 100 tahun yang lalu, hibrida manusia dan simpanse pernah diciptakan di laboratorium di AS, sebelum akhirnya dibunuh oleh dokter yang panik.
Ilman A. Sudarwan | 31 Januari 2018 07:38 WIB
Simpanse - Reuters

Bisnis.com, FLORIDA - Seorang ilmuwan mengklaim bahwa hampir 100 tahun yang lalu, hibrida manusia dan simpanse pernah diciptakan di laboratorium di AS, sebelum akhirnya dibunuh oleh dokter yang panik.

Psikolog evolusioner Gordon Gallup mengklaim bahwa mantan profesor di univerisitasnya pernah melakukan eksperimen 'humanzee' (hibrida manusia dan simpanse) secara sukses di Orange Park, Florida pada 1920-an.

Dikutip dari Mirror, Gallup mengatakan makhluk hibrida tersebut dilahirkan dari simpanse wanita secara artifisial diinseminasi dengan sperma manusia, sehingga mengandung anak setengah manusia dan setengah kera.

"Mereka menginstruksikan seekor simpanse wanita dengan air mani manusia dari seorang donor yang tidak diketahui. Tidak hanya kehamilan itu yang terjadi, tetapi juga kehamilannya masuk dalam kondisi penuh dan menghasilkan kelahiran hidup," katanya.

"Namun dalam hitungan hari, atau beberapa minggu, mereka mulai memikirkan pertimbangan moral dan etis soal bayi itu, akhirnya bayi itu diselundupkan," tambahnya.

Gallup dengan yakin mengatakan bahwa orang yang mengatakan kepadanya tentang eksperimen tersebut adalah ilmuwan yang kredibel, yang bekerja di Yerkes sebelum pusat penelitian dipindahkan ke Emory University di Atlanta, Georgia, pada 1930.

Di luar kasus Gallup tadi, contoh lain paling awal dan paling terkenal dari hibridisasi simpanse dan manusia adalah eksperimen ilmuwan Rusia Ilya Ivanovich Ivanov. Dia telah melakukan serangkaian eksperimen di tahun 1920an. Misalnya, dia mengisolasi simpanse wanita dengan sperma manusia. Namun, tidak ada hewan yang pernah hamil dengan cara tersebut.

Gallup sendiri mengklaim bahwa tidak hanya menyilangkan manusia dengan simpanse yang mungkin untuk dilakukan dalam uji coba. Hal itu menurutnya bisa juga dilakukan dengan penyilangan antara manusia dengan semua kera besar seperti gorila dan orangutan.

"Manusia dan ketiga spesies kera besar semuanya berasal dari satu keturunan yang mirip kera," tambahnya.

Meski berkeras dengan pernyataannya, dia sendiri mengakui bahwa eksperimen seperti itu akan jadi pemandangan "menarik" untuk melihat contoh kehidupan nyata manusiawi. Namun, Gallup juga tidak sepenuhnya yakin apakah biaya percobaan biologis yang aneh dan kontroversial ini akan lebih besar bisa menghasilkan manfaat yang sama besarnya dengan biaya tersebut.

Sumber : Mirror

Tag : aneh, hewan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top