Universitas Brawijaya Berikan “Beasiswa Perdamaian” Bagi PNS Palestina

Universitas Brawijaya (UB) memberikan Beasiswa Perdamaian bagi pegawai negeri sipil (PNS) Palestina pada program S2 dan S3 sebagai dukungan dari sikap Pemerintah RI yang mendukung kemerdekaan Palestina.
Choirul Anam | 30 Desember 2017 03:19 WIB
Rektor UB Prof Mohammad Bisri (kiri) dan Wakil Rektor IV UB Moch. Sasmito Djati (kanan) saat memberikan keterangan pers di Malang, Jumat (29/12/2017). /Bisnis.com - Choirul Anam

Kabar24.com, MALANG—Universitas Brawijaya (UB) memberikan “Beasiswa Perdamaian” bagi pegawai negeri sipil (PNS) Palestina pada program S2 dan S3 sebagai dukungan dari sikap Pemerintah RI yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Rektor UB Prof Mohammad Bisri mengatakan selain itu UB juga memberikan keterampilan kepada masyarakat Palestina, baik yang berada di kamp pengungsian dan di wilayah Palestina seperti pelatihan pengembangan budidaya sapid an kamping.

“Lewat Program Dokter dan Perawat Mengabdi kami memberikan bantuan kesehatan dan pelatihan keterampilan medis bagi warga negara Palesta yang berada di kamp pengungsian di wilayah Yordania,” ucapnya di Malang, Jumat (29/12/2017).

UB juga mendukung sikap pemerintah yang mengecam kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai penetapan status Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Sikap itu didasari pada UUD 1945 yang menyebut,” Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan”.

UB bersama pemerintah dan rakyat Indonesia tetap konsisten bersma rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan haknya.

Tag : universitas brawijaya
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top