Aset Dana Pensiun di Jateng Susut

Otoritas Jasa Keuangan kantor regional 3 yang membawahi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat terjadi perlambatan kinerja dana pensiun di wilayah ini.
Anggara Pernando | 29 Desember 2017 15:27 WIB
OJK mendorong industri dana pensiun gelar lebih banyak program - Antara

Kabar24.com, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan kantor regional 3 yang membawahi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat terjadi perlambatan kinerja dana pensiun di wilayah ini.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional (OJK KR) 3 Bambang Kiswono mengatakan mencatat hingga akhir Oktober, asset bersih dana pension di wilayah ini mencapai Rp4,92 triliun.

Dari jumlah ini yang ditempatkan sebagai investasi oleh industri mencapai Rp4,91 triliun.

“Kalau dilihat terjadi penurunan asset sebesar 1,46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Bambang, Jumat (29/12/2017).

Seiring penurunan asset, OJK juga mencata Dana pensiun juga tercatat menurunan nilai investasi sebesar 0,39%.

“sedangkan share dana pensiun di KR 3 terhadap nasional mencapai 1,95% untuk investasi dan 1,91% untuk asset,” katanya.

Dia mengatakan akan terus mendorong pemahaman masyarakat sehingga keinginan untuk memaksimalkan manfaat produk keuangan termasuk di dalamnya dana pensiun dapat terpenuhi.

LKM TERBESAR

Sementara itu, terkait perkembangan Lembaga Keuangan Mikro, Bambang mengatakan Jawa Tengah masih menjadi sumber utama pertumbuhan LKM terbanyak di Indonesia.

Dari saat ini 175 LKM yang terdaftar di Indonesia. Sebanyak 101 diantaranya beroperasi di Jawa Tengah.

LKM di KR 3 ini mencatatkan kepemilikan asset sebanyak Rp145,16 miliar. Sedangkan asset LKM tercatat sebesar Rp402,49 miliar.

Tag : jateng, dana pensiun
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top