MPR: Tak Masalah Orang KPK Maju Jadi Cawakot Bogor

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyatakan tidak ada masalah dengan dengan majunya Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK, Dedie A Rachim menjadi calon wakil Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiharto.
John Andhi Oktaveri | 29 Desember 2017 19:13 WIB
Zulkifli Hasan - ANTARA/M Agung Rajasa

Kabar24.com, JAKARTA—Ketua MPR Zulkifli Hasan menyatakan tidak ada masalah dengan dengan majunya Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK, Dedie A Rachim menjadi calon wakil Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiharto.

Dia menegaskan bahwa dengan majunya Dedie maka pemberantasan korupsi akan semakin baik di Bogor.

“Agar tertib. Justru agar bersih. Justru agar bisa jebolan-jebolan KPK jadi Bupati, jadi Walikota atau sebagainya, kan bagus. Bisa jadi pelopor antikorupsi,” ujar Zulkifli, Jumat (29/12).

Sebelumnya dilaporkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan kembali maju dalam perhelatan Pilkada 2018. Untuk pendampingnya, dia ternyata politisi PAN itu lebih memilih pejabat dari unsur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini kemudian terkonfrimasi dari keterangan Pimpinan KPK. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, Dedie telah mengajukan surat pengunduran diri pada pimpinan KPK.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan pihaknya telah menyetujui langkah pegawainya untuk turun ke politik. Menurutnya, hal itu penting guna menciptakan pemerintahan yang bersih.

"Pimpinan KPK setuju, merestui dan mendukung, agar bisa membantu mewujudkan pemerintahan yang efektif, dan bersih, serta bebas KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) di Kota Bogor," kata Ketua KPK tersebut.

Tag : zulkifli hasan
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top