Perbankan Syariah Kucurkan Kredit Rp17 Triliun ke Jawa Tengah

Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 3 mencatat perbankan syariah di Jawa Tengah dan Yogyakarta menyalurkan pembiayaan Rp17,21 triliun di wilayah ini.
Anggara Pernando | 21 Desember 2017 21:53 WIB
Karyawan melayani nasabah di banking hall PT Bank Syariah Mandiri (BSM). - Bisnis.com/Dwi Prasetya

Kabar24.com, SEMARANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 mencatat perbankan syariah di Jawa Tengah dan Yogyakarta menyalurkan pembiayaan Rp17,21 triliun di wilayah ini.

Kepala OJK Kantor Regional 3 Bambang Kiswono mengatakan potensi keuangan syariah di Jateng sangat besar. Ini terlihat dari pertumbuhan keuangan syariah di Jateng  di atas capaian nasional.

OJK mencatat aset perbankan syariah di Jateng dan Yogyakarta mencapai Rp24,9 triliun per Oktober 2017. Jumlah ini tumbuh 24,28% year-on-year, sedangkan dalam periode yang sama keuangan syariah nasional hanya tumbuh 19,08%.

“Tapi kami punya pekerjaan besar untuk menurunkan NPF [non-performing financing]-nya. Tercatat NPF-nya cukup tinggi 3,92% meski masih di bawah rata-rata nasional yang 4,07%,” kata Bambang di Semarang pada Kamis (21/12/2017).

Dia menambahkan dari segi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), perbankan syariah juga tumbuh signifikan. Tercatat uang yang ditempatkan oleh nasabah ke dalam perbankan syariah mencapai Rp18,18 triliun.

Saat ini, perbankan syariah yang beroperasi di Jateng mencapai 44 bank, terdiri atas 10 bank umum syariah (BUS), delapan unit usaha syariah (UUS), dan 26 bank perkreditan rakyat syariah (BPRS).

Tag : bank syariah
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top