Australia Gelontor A$600.000 untuk Korban Gunung Agung

Pemerintah Australia menyumbangkan A$600.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan 17.000 jiwa yang telah meninggalkan rumah mereka, termasuk penyediaan air bersih untuk minum, tempat berteduh, pelayanan sanitasi dan perawatan medis.
Wike Dita Herlinda | 15 Desember 2017 12:36 WIB
Kendaraan mengangkut siswa dengan latar belakang asap dan abu vulkanik menyembur dari kawah Gunung Agung di Desa Datah, Karangasem, Bali, Senin (27/11). - ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Australia akan menyediakan sumbangan  kemanusiaan untuk masyarakat terdampak aktivitas gunung berapi di Bali, Indonesia.

Pihak berwenang Indonesia telah menetapkan zona eksklusif di sekitar Gunung Agung dan telah mengevakuasi sedikitnya 70.000 warga setempat.

Pemerintah Australia menyumbangkan A$600.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan 17.000 jiwa yang telah meninggalkan rumah mereka, termasuk penyediaan air bersih untuk minum, tempat berteduh, pelayanan sanitasi dan perawatan medis.

Bantuan ini juga akan mendukung para petani dan pekerja yang kehilangan mata pencaharian mereka.

“Australia adalah teman dekat Indonesia dan Bali merupakan tujuan populer bagi warga Australia. Dukungan kami akan mengurangi dampak bencana dan membantu pemulihan yang cepat bagi warga pulau ini,” kata Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop dalam pernyataan resminya, Jumat (15/12/2017).

Para wisatawan Australia harus mengetahui bahwa gunung berapi bisa menganggu perjalanan wisata. Situs Smartraveller menyediakan saran paling mutakhir bagi warga Australia yang berada, atau berencana berkunjung ke, Bali, serta tersedia rincian spesifik mengenai Gunung Agung.

“Dianjurkan bagi warga Australia di Bali untuk mengikuti saran pihak berwenang setempat dan tetap berada di luar zona eksklusi di sekitar gunung berapi,” tegas Julie.

Tag : australia, gunung agung
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top