Drama Aksi Bisu Setnov, Najwa: Biar Masyarakat yang Menilai

Drama Aksi Bisu Setnov, Najwa: Biar Masyarakat yang Menilai
Drama Aksi Bisu Setnov, Najwa: Biar Masyarakat yang Menilai Newswire | 15 Desember 2017 11:07 WIB
Drama Aksi Bisu Setnov, Najwa: Biar Masyarakat yang Menilai
Mantan pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab, memberikan sambutan saat Google Year in Search 2017 di Jakarta, Rabu (13/12). - JIBI/Dwi Prasetya

Kabar24.com, JAKARTA - Sidang lanjutan kasus E-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, pada Rabu, 13 Desember siang, sempat diskors lantaran Ketua Umum Partai Golkar nonaktif itu membisu saat ditanya hakim ketua.

Drama membisunya Setya Novanto di pengadilan membuat masyarakat geregatan dan kesal karena selalu ada drama yang terjadi untuk menghambat jalannya proses hukum.

Melihat sikap masyarakat seperti itu, Najwa Shihab menganggap wajar. Menurutnya apa yang ditunjukkan Setya Novanto disaksikan langsung oleh publik.

"Menurut saya, karena itu sidang terbuka masyarakat bisa melihat, jadi apa pun opini dan pendapat yang berkembang itu sesuatu yang tidak bisa dihindari," ujar Najwa Shihab, di Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Kamis, 14 Desember 2017.

"Ada yang menilai itu upaya mempersulit persidangan, atau justru beranggapan malah akan mempersulit terdakwa," tambah Najwa Shihab.

Sebelum sidang diskors, sempat ada perdebatan yang mengarah bahwa terdakwa melakukan kebohongan dengan berpura-pura sakit.

"Menarik ketika pak Setya Novanto mengaku diare dan 20 kali ke kamar kecil tapi ternyata kata petugas hanya 2 kali," tutur Najwa Shihab.

Masyarakat menyimpulkan sendiri apa yang didengar dan dilihat secara langsung. Pemandu acara Mata Najwa itu pun tidak menyalahkan masyarakat yang punya pemikiran negatif kepada Setya Novanto.

"Saya tidak menyalahkan masyarakat yang memiliki pandangan yang cenderung negatif atas sidang kemarin. Karena mau tidak mau itu yang terlihat," tutup Najwa Shihab.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
setya novanto

Sumber : Tempo.co

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top