Wisatawan ke Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan di Balikpapan Turun

Tahun ini, kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan (KWPLH) Balikpapan diprediksi tak sebanyak tahun lalu.
Fariz Fadhillah (K90) | 10 Desember 2017 19:39 WIB
Ratusan pengunjung datang memenuhi KWPLH Balikpapan di kilometer 23 Balikpapan Utara untuk melihat maskot kota Balikpapan, Beruang madu - Fariz Fadhila

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Tahun ini, kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan (KWPLH) Balikpapan diprediksi tak sebanyak tahun lalu.

KWPLH mencatat, medio 1 Januari-10 Desember 2017, sebanyak 37.559 . wisatawan domestik, dan 359 wisatawan mancanegara datang berkunjung. Sementara, sepanjang 2016, total sebanyak 40.508 wisatawan domestik, dan 465 mancanegara datang berkunjung.

“Tiap bulan 6-20 orang turis Jerman, Australia, Belanda datang ke sini. Ada yang berkunjung ada juga yang melakukan penelitian beruang,” ujar Koordinator KWPLH Balikpapan Mulyana kepada Bisnis.
.
Mereka yang bertahan, biasanya melakukan penelitian, seminggu hingga dua bulan. Sementara, pantauan media ini, Minggu (10/12/2017), sebanyak 370 orang datang berkunjung ke kawasan konservasi Beruang Madu di kilometer 23, Kecamatan Balikpapan Utara itu.

Ada 250 pengunjung berasal dari kalangan umum dan 120 pengunjung reservasi. Mereka datang menyesaki enklosur atau kandang beruang berkulit gelap seluas 1,5 hektar itu.

Ada enam beruang milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim di sana. Juga 133 ekor kucing, dan 33 ekor beragam jenis anjing.

Enam hewan yang merupakan maskot Kota Balikpapan, hasil sitaan BKSDA, ataupun hasil temuan oleh masyarakat.

Bernama Ana (24), Chandra (15) (Betina), Batik (20), Haris (24), Pedru (5), dan Bedu (11) (Jantan). “Banyak yang datang dari area Kukar, Bontang, Sangatta, dan dominan Samarinda. Paling banyak kunjungan mulai jam 9 pagi dan jam 3 sore saat eat time beruang,” jelasnya.

Sementara jumlah pengunjung pada hari sebelumnya mencapai 300 orang. Dibanding periode yang sama pada pekan sebelumnya, jumlah kunjungan mengalami peningkatan sekira 34 persen.
“Weekend pekan lalu ada 500 pengunjung yang datang ke sini,” ujarnya.

Sementara ia memprediksi bakal ada kenaikan berkisar 30 persen jumlah kunjungan dibanding bulan sebelumnya. “Lebih dari seribu orang wisatawan lokal biasanya pada pekan terakhir bulan Desember yang datang,” ujarnya.

Tag : wisatawan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top