Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebarkan Hoax, Trump Minta Investor Saham Tuntut ABC News

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta investor untuk menuntut ABC News setelah sebuah berita tentang dirinya yang menyebabkan pasar saham melemah pada perdagangan Jumat pekan lalu.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 04 Desember 2017  |  06:21 WIB
Sebarkan Hoax, Trump Minta Investor Saham Tuntut ABC News
Presiden Amerka Serikat Donald Trump. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta investor untuk menuntut ABC News setelah sebuah berita tentang dirinya yang menyebabkan pasar saham melemah pada perdagangan Jumat pekan lalu.

Dilansir Bloomberg, reporter investigasi ABC News, Brian Ross mengatakan kepada pemirsa pada hari Jumat (1/12) bahwa mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn siap untuk bersaksi bahwa Trump saat masih menjadi calon presiden telah menyuruhnya untuk menghubungi pejabat Rusia.

Berita tersebut mengimplikasikan bahwa presiden sendiri terhubung dengan Rusia dalam kampanye pemilihan presiden tahun lalu, dan menyeret indeks Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 350 poin sebelum akhirnya memperkecil pelemahan.

"Orang-orang yang kehilangan uang saat pasar saham turun 350 poin berdasarkan berita ‘palsu dan tidak jujur’ Brian Ross dari dari ABC News (dia telah diskors), harus mempertimbangkan untuk menyewa seorang pengacara dan menuntut ABC atas kerugian yang disebabkan berita tersebut. jutaan dollar!" kata Trump pada akun Twitternya.

Julie Townsend, juru bicara ABC News, yang merupakan anak usaha Walt Disney Co., menolak berkomentar mengenai tweet presiden tersebut.

Sementara itu, dolar AS dibuka menguat terhadap semua mata uang utama dan naik sebanyak 0,7% terhadap yen Jepang, karena investor mengabaikan disebabkan oleh berita tersebut, ditambah dengan sentimen dari persetujuan Senat mengenai peraturan pemotongan pajak.

Flynn mengaku bersalah pada Jumat karena berbohong kepada agen federal tentang komunikasinya dengan duta besar Rusia untuk AS. Ross mengatakan bahwa informasinya didasarkan pada satu sumber yang tidak dia identifikasi.

ABC News kemudian mengeluarkan sebuah koreksi yang mengatakan bahwa sumber tersebut mengabarkan Trump mengarahkan Flynn setelah pemilihan presiden untuk menghubungi pejabat Rusia mengenai sejumlah hal termasuk bekerja sama melawan ISIS. ABC News kemudian menskors Ross selama empat minggu tanpa bayaran.

Waktu hubungan dengan Rusia sangat penting bagi penyelidikan Penasihat Khusus Robert Mueller tentang campur tangan Rusia dalam pemilu AS untuk membantu Trump menang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top