DPR:Jangan Khawatirkan Pergantian Panglima Pada Tahun Politik

Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyari mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran akan terjadi kekacauan kalau Panglima TNI diganti saat Indonesia memasuki tahun politik 2018.
John Andhi Oktaveri | 27 November 2017 17:09 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyari mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran akan terjadi kekacauan kalau Panglima TNI diganti saat Indonesia memasuki tahun politik 2018.

Menurutnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan pensiun pada akhir Maret 2018. Dengan demikian, Presiden Jokowi akan memasukkan usulan paca calon panglima TNI untuk dipelajari dan disetujui oleh Komisi I DPR.

Kharis menegaskan siapa yang akan diusulkan presiden ke DPR dan siapa yang akan diangkat menggantikan Gatot tidak perlu diragukan kemampuannya. Pasalnya, mereka yang akan jadi panglima nantinya dipastikan dari jajaran elite TNI.

“Tidak perlu khawatir kalau ada pergantian karena panglima yang baru orang yang mumpuni dan mampu menyesuikan diri dengan tahun politik,” ujarnya.

Dia juga menambahkan pengganti Jenderal Gatot tidak harus melalui proses rotasi ke matra lain seperti ke Angkatan Udara maupun Angkatan Laut.

Bahkan Kharis menyebutkan tidak tertutup kemungkinan presiden bisa memperpanjang masa jabatan Panglima TNI kalau memang dibutuhkan.

Hanya saja dia menyebutkan Komisi I DPR mensyaratkan kalau Gatot diganti, penggantinya dari salah satu Kepala Staf yang ada dari tiga matra, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, atau Angkatan Udara.

Menurutnya, hingga kini Komisi I DPR belum membahas soal pergantian itu karena presiden belum memasukkan usulan untuk distujui.

Tag : panglima tni
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top