Ini Seruan Ke Kader Partai Golkar, Ade Komarudin: Menangkan Jokowi

Politisi Partai Golkar Ade Komarudin meminta seluruh kader Partai Golkar berjuang untuk memenangkan kembali Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
Newswire | 22 November 2017 16:30 WIB
Calon Ketua Umum Golkar nomor urut 1 Ade Komarudin (kanan) berbincang dengan calon Ketua Umum Golkar nomor urut 2 Setya Novanto sebelum menyampaikan visi misi pada kampanye calon ketua umum Golkar zona II di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/5). Kampanye Zona II yang merupakan rangkaian Musyawarah Luar Biasa Partai Golkar tersebut diikuti kader partai dari wilayah Jawa dan Kalimantan. - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA – Politisi Partai Golkar Ade Komarudin meminta  seluruh kader Partai Golkar berjuang untuk memenangkan kembali Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

“Jangan lupa sebentar lagi mau Pileg dan Pilpres. Kami Pilpres kan sudah menentukan Pak Jokowi sebagai capresnya, sudah jauh hari," tuturnya di Gedung Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK)  di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

"Kan itu harus diperjuangkan sebaik-baiknya agar Pak Jokowi menang kembali. Nah, kalau partainya tidak kompak, tidak solid, tidak harmonis, ya pasti nanti kurang maksimal membantu Pak Jokowi-nya," ucap Akom.

Hal itu dikatakan Ade terkait penahanan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto oleh KPK berdampak pada elektabilitas partai berlambang pohon beringin menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pileg/Pilpres 2019.

“Dampaknya, harus diakui, pasti ada dampak,” ujar politisi Partai Golkar Ade Komarudin di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Sebelumnya, Rapat pleno DPP Partai Golkar memutuskan Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (plt) ketua umum hingga sidang praperadilan Setya Novanto diputuskan.

"Menyetujui saudara Idrus Marham sebagai pelaksana tugas ketua umum sampai ada keputusan praperadilan," kata Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid di Jakarta, Selasa (21/11).

Penunjukan Idrus ini sesuai dengan keinginan Novanto yang sebelumnya mengirimkan surat bermeterai berisi tentang pendelegasian tugasnya kepada Idrus sebagai plt.

KPK telah menetapkan kembali Setya Novanto menjadi tersangka kasus korupsi KTP-e pada Jumat (10/11).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
partai golkar

Sumber : ANTARA
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top