Menuju Universal Coverage, 68% Masyarakat Bali Telah Terdaftar JKN-KIS

Sebanyak 68,88% dari total 4,484 juta penduduk Bali terlah terdaftar kepersertaan JKN-KIS.
Ni Putu Eka Wiratmini | 21 November 2017 16:01 WIB
Calon peserta BPJS Kesehatan antre menunggu penyelesaian - Antara/Rahmad

Kabar24.com, DENPASAR – Sebanyak 68,88% dari total 4,484 juta penduduk Bali terlah terdaftar kepersertaan JKN-KIS.

Dari jumlah tersebut adapun kabupaten yang telah memenuhi Universal Health Coverage (UHC) yakni Badung.

Sementara 8 kabupaten/kota sisanya masih berupaya untuk terus mencapai target ini.

Asisten Deputi Bidang Monitoring dan evaluasi BPJS Kesehatan Kedeputian Bali, NTB, dan NTT Triwidhi Hastuti Puspitasari mengatakan satu per satu kabupaten di Bali telah berkomitmen untuk mencapai UHC yang ditergetkan pada 1 Januari 2019.

Kata dia, setelah Badung, ada Kabupaten Klungkung yang telah menyatakan komitmennya menuju UHC.

“Ini merupakan salah satu bentuk komitmen politik yakni dengan mendaftarakan penduduknya sebagai peserta jaminan kesehatan nasional karena perannya sangat besar,” katanya, Selasa (21/11/2017).

Kata dia, untuk menuju UHC pada 1 Januari 2019, BPJS memang sangat memerlukan bantuan dari pemerintah. Diakuinya, tidak semua masyarakat Bali bisa mendaftar JKN-KIS karena terbentur masalah ekonomi.

Di sinilah perlu adanya peran pemerintah untuk mengganggarkan dana khusus ke masyarakat yang tergolong tidak mampu.

“Ini merupakan perjuangan kita bersama, kita masih kurang 31%,” sebutnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, jkn

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top