KAPAL SELAM Argentina Hilang. 44 Awaknya Diharapkan Masih Hidup

Kementerian Pertahanan Argentina mengatakan pihaknya mendeteksi tujuh "panggilan satelit" yang gagal pada Sabtu dan diyakini berasal dari sebuah kapal selam angkatan lautnya yang hilang.
Newswire | 19 November 2017 16:41 WIB
Kapal selam ARA San Juan dan awaknya saat akan meninggalkan pelabuhan Buenos Aires, Argentina 2 Juni 2014. - Armada Argentina/Reuters

Kabar24.com, BUENOS AIRES - Insiden kecelakaan kapal selam dialami pasukan Angkatan Laut Argentina.

Kementerian Pertahanan Argentina mengatakan pihaknya mendeteksi tujuh "panggilan satelit" yang gagal pada Sabtu dan diyakini berasal dari sebuah kapal selam angkatan lautnya yang hilang.

Panggilan yang diyakini berasal dari ARA San Juan tampaknya isyarat awak kapal itu yang berjumlah 44 orang berusaha untuk mengontak.

Dalam pernyataan yang dikirim melalui surat elektronik oleh kementerian itu, panggilan tersebut berlangsung antara empat dan 36 detik pada Sabtu pagi dan siang.

Dikatakan pihaknya bersama dengan sebuah perusahaan Amerika Serikat yang tak disebutkan namanya dan memiliki kekhususan di bidang komunikasi satelit masih melacak lokasi kapal selam itu di Atlantik Selatan yang berombak tinggi dan badai.

Harapan bahwa 44 awak itu mungkin masih hidup meningkat.

Tiupan angin dan gelombang setinggi lebih 20 kaki di Atlantik Selatan itu mengganggu pencarian internasional untuk menemukan kapal tersebut. Diperkirakan cuaca membaik pada Ahad.

Lokasi terakhir kapal buatan Jerman yang terkonfirmasi berada 432 km sebelah pesisir Atlantik Selatan di peraiiran Argentina pada Rabu pagi.

Angkatan laut AS mengatakan pihaknya mengerahkan misi penyelamatan laut dalam ke Argentina dari California guna mendukung usaha tersebut, dengan sebuah kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh dan dua kapal yang mampu menolong orang-orang dari kapal selam di dasar laut dijadwalkan akan tiba beberapa hari lagi.

Sementara sejumlah negara mulai dari Chile dan Afrika Selatan menawarkan bantuan, kapal-kapal laut dan pesawat-pesawat Argentina melakukan pencarian di laut bagian selatan itu.

Di kawasan resor dan kota nelayan Mar del Plata, tempat kapal selam itu dijadwalkan tiba sebelum hilang, misa Katolik diadakan untuk mendoakan bagi keselamatan para anggota awak kapal.

Banyak anggota keluarga awak kapal menunggu kabar di pangkalan angkatan laut kota itu. "Kami berharap ini akan segera berakhir dan hanyalah sebagai kenangan buruk," ujar Maria Morales, ibu awak kapal selam Luis Esteban Garcia kepada wartawan.

Pesan-pesan dukungan berdatangan dari berbagai negara. Paus Francis asal Argentina mendoakan para awak kapal itu segara kembali ke rumah, kata pernyataan kantornya.

Kapal selam ARA San Juan mulai beroperasi secara resmi pada tahun 1983, membuatnya menjadi kapal selam terbaru dari tiga kapal selam di armada angkatan laut Argentina.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kapal selam

Sumber : Antara/Reuters
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top