GUNUNG AGUNG: BNPB Pasang Enam Sirine, 54 Rambu Peringatan Bahaya

Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah memasang sirine di enam titik di sekeliling radius berbahaya dari Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali serta rambu-rambu peringatan bahaya di 54 titik.
Rio Sandy Pradana | 30 September 2017 17:21 WIB
Warga melintas di jalan Desa Culik yang berjarak sekitar 10 km dari Gunung Agung, Karangasem, Bali, Jumat (29/9). - ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah memasang sirine di enam titik di sekeliling radius berbahaya dari Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali serta rambu-rambu peringatan bahaya di 54 titik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat jika Gunung Agung meletus yang berisiko membahayakan.

"Sirine ini dikenal dengan nama iRaditif [iCast Rapid Deployment Notification System] yang merupakan sirine mobile yang dapat dipindahkan dengan kendaraan," kata Sutopo dalam rilis, Sabtu (30/9/2017).

BNPB mendatangkan secara khusus dari Gudang Peralatan BNPB di Sentul Bogor ke Karangasem setelah Gunung Agung naik status Awas. Bunyi sirine ini mampu menjangkau radius 2 kilometer, bahkan dapat lebih jauh jika suara terbawa angin.

Dia menambahkan sirine ini hampir mirip dengan sirine tsunami, tetapi dapat dipindahkan. Jadi, bukan mendeteksi gunung akan meletus, tapi hanya mengkhabarkan bunyi sirine sebagai tanda ada bahaya.

Enam lokasi sirine terdapat di Polsek Selat, Polsek Rendang, Pos Polisi Tianyar, Polsek Kubu, Koramil Kota Karangasem, dan Koramil Abang. Sirine dibunyikan oleh petugas atau operator sirine setelah mendapat perintah dari petugas di Posko Utama Tanah Ampo Karangase.

BNPB masih menyiapkan sistem pengendali otomatis untuk membunyikan sirine. Sistem pengendali otomatis ini sudah banyak dipasang pada sirine peringatan dini tsunami. Kendalanya adalah belum semua lokasi bisa dijangkau radio komunikasi.

Selain itu, BNPB telah memasang rambu-rambu peringatan bahaya di 54 titik. Rambu ini adalah pemberitahuan kepada masyarakat posisinya terhadap radius berbahaya Gunung Agung. Rambu peringatan ini tertulis 'Saat ini Anda berada di radius 9 kilometer dari puncak Gunung Agung'.

Tag : gunung agung
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top