Pelindo IV dan Pemprov Gorontalo Gagas Pembukaan Jalur Ekspor Langsung Ke Negara Tetangga

PT Pelindo IV Cabang Gorontalo menggagas kebijakan baru untuk menghadirkan jalur ekspor barang dari Provinsi Gorontalo langsung ke luar negeri, tanpa harus transit dulu ke Jakarta atau pun Surabaya seperti yang terjadi selama ini.
Puput Ady Sukarno | 28 September 2017 04:01 WIB
Luhut Pandjaitan saat membuka Rakor ke 2 Pelindo IV - dokumentasi

Bisnis.com, MANADO - PT Pelindo IV Cabang Gorontalo menggagas kebijakan baru untuk menghadirkan jalur ekspor barang dari Provinsi Gorontalo langsung ke luar negeri, tanpa harus transit dulu ke Jakarta atau pun Surabaya seperti yang terjadi selama ini.

General Manager PT Pelindo IV Cabang Gorontalo, Jubliadi Patangka beserta jajaran telah menemui dan meminta restu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Rumah Dinas Gubernur, Rabu (27/9) untuk mendapatkan restu sekaligus melakukan pembahasan bersama-sama.

“Gorontalo belum bisa ekspor langsung karena belum ada konektivitas akses kita dari Gorontalo ke luar negeri sebagai tujuan ekspor. Selama ini barang ekspor dari Gorontalo harus transit dulu ke Surabaya dan Jakarta,” terang Jubliadi usai pertemuan, seperti keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Kamis (28/9/2017).

Jubliadi menilai ekspor langsung sangat penting untuk mendukung program gubernur dari sektor kepelabuhanan. Selain dapat mempercepat perputaran ekonomi Gorontalo, ekspor langsung dapat membantu pemerintah untuk menambah pendapatan daerah, membuka lapangan kerja serta, menambah eksportir baru Gorontalo baik secara personal maupun korporasi.

“Terbukti ekspor langsung punya hasilnya sangat positif untuk daerah. Seperti di Sulsel misalnya, mereka mendapat tambahan PAD sebesar Rp1,5 triliun pertahun. Jayapura yang hanya mengirim 100 kontainer bisa mendapatkan tambahan devisa Rp20 miliar,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku sudah memberi restu terkait dengan rencana tersebut. Pemprov, kata dia, pada prinsipnya mendukung. Pihaknya juga siap memfasilitasi jika terdapat kendala yang dihadapi di lapangan.

“Rencana itu bagus sekali, supaya komoditas kita, utamanya hasil pertanian dan perikanan yang cukup banyak kita ekspor, dapat dikirim langsung dari Gorontalo,” tuturnya.

Pihaknya pun berkomitmen untuk terus berupaya memperbaiki setiap fasilitas pelabuhan yang ada di Gorontalo. Menurutnya, beberapa program revitalisasi pelabuhan dari Kementrian Perhubungan sedang dikerjakan di daerah.

“Fasilitas kita di Kota Gorontalo sudah cukup baik. Termasuk fasilitas Pelabuhan Anggrek di Gorontalo Utara sudah cukup. Namun memang tinggal crane-nya yang belum kita dilengkapi, termasuk kondisi panjang dermaganya,” pungkasnya.

Tag : gorontalo
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top