Sister Province : Australia Siapkan Program Bantuan Untuk Jatim

Pemerintah Australia Bagian Barat menyiapkan sejumlah program untuk mendukung perkembangan Jawa Timur yang akan direalisasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU Sister Province.
Peni Widarti | 27 September 2017 20:37 WIB
Warga menikmati suasana pantai di kawasan jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/6). - Antara/Didik Suhartono

Kabar24.com, SURABAYA - Pemerintah Australia Bagian Barat menyiapkan sejumlah program untuk mendukung perkembangan Jawa Timur yang akan direalisasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU Sister Province.

Menteri Australia Bagian Barat untuk urusan tambang, petroliun dan hubungan perdagangan serta industri, Bill Johnston mengatakan kerja sama sister province dengan Jatim sebetulnya sudah berlangsung selama 27 tahun, tetapi setiap 5 tahun sekali diperbarui.

"Tidak ada yang berbeda dari sister province di tahun-tahun sebelumnya, tetapi tahun ini ada pembaharuan program saja," katanya saat wawancara khusus dengan wartawan Surabaya, Rabu (27/9/2017).

Adapun program yang disiapkan Australia yakni bantuan pendidikan untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunarungu Karya Mulia Surabaya, bantuan untuk guru-guru anak autis, beasiswa hingga mendukung pengembangan peternakan sapi perah di Jawa Timur.

Dia mengatakan, kerja sama sister province Australia Barat dengan Jatim sudah berlangsung cukup lama. Australia punya kebijakan untuk membuat sister province dengan satu negara hanya satu provinsi, seperti di Indonesia, sister province hanya dengan Jatim.

"Mungkin 27 tahun yang lalu pemimpin dan Gubernur Jatim terus memiliki hubungan yang baik dan semakin baik dari tahun ke tahun, sehingga kenapa tidak untuk dilanjutkan menjalin sister province," imbuh pria yang pernah sekolah di SMA N 2 Bandung pada 1981 itu.

Johnston menambahkan, selain itu Jatim juga menjadi pasar ekspor yang potensial bagi Australia terutama untuk komoditas gandum. Selama 30 tahun, koperasi CBH Australia telah mengekspor gandum untuk Bogasari dan Indomie.

Adapun ekspor Australia ke Indonesia pada 2015-2016 terbanyak yakni komoditas gandum dengan kontribusi 28%, disusul ketel 24%, komoditas kertas dan pulp 27%, serta beragam sereal, domba serta pakan ternak.

Sebaliknya, Australia kerap mengimpor komoditas buah-buahan tropis ke Australia mengingat penduduk Australia yang multikultural menyukai beragam jenis buah-buahan terutama dari Jawa Timur.

 

Tag : australia, jatim
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top