GUNUNG AGUNG AWAS : 28.500 Ekor Ternak di Karangasem Dievakuasi

Dari total populasi sapi di Karangasem sebanyak 48.500 ekor, Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem mengklaim sudah berhasil mengevakusi 28.500 ekor ternak milik masyarakat di sekitar Gunung Agung.
Feri Kristianto | 27 September 2017 09:05 WIB
Sejumlah warga melihat Gunung Agung dari Desa Batu Niti yang berjarak sekitar 12 kilometer dari gunung berstatus awas itu, Karangasem, Bali, Senin (25/9). Sebagian warga yang tinggal di kawasan rawan bencana di lereng timur laut Gunung Agung masih belum mengungsi meski gunung berstatus awas dan mereka telah dihimbau untuk meninggalkan kampung. ANTARA FOTO - Nyoman Budhiana

Kabar24.com, DENPASAR - Dari total populasi sapi di Karangasem sebanyak 48.500 ekor, Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem  mengklaim sudah berhasil mengevakusi 28.500 ekor ternak milik masyarakat di sekitar Gunung Agung.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.001 ekor ternak sapi yang dievakuasi sudah difasilitasi oleh Tim Satgas dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan hewan Kementerian Pertanian.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita mengatakan yang dievakuasi tidak hanya ternak sapi saja melainkan, kambing, babi, dan unggas.

"Jumlah ternak yang sudah dievakuasi baru sebanyak 1.001 ekor sapi, 20 ekor kambing dan 3 ekor babi serta 3.000 ekor ayam petelur yang telah ditampung," jelasnya, Rabu (26/9/2017).

Dikatakan, tempat penampungan ternak tersebut menyebar di 24 Desa,  14 Kecamatan dan 5 Kabupaten. Di Kabupate  Klungkung ada 7 titik yaitu di Desa Besangkawan, Desa Manduang, Desa Gelgel, Semara Pura Tengah, Desa Pesinggahan, Desa Gunakse, Desa Takmung Kapasitas penampungan 3.000 ekor dan saat ini sudah tertampung 133 ekor sapi.

Di Kabupaten Buleleng yaitu Desa Les, Desa Sambi Renteng, Desa Bukti, Desa Tembok dengan kapasitas 2.000 dan saat ini sudah terkumpul 474 ekor.

Di Kabupaten Karangasem di 4 titik yaitu Desa Kertabuana, Desa Nongan, Desa Sibetan dan Kec. Manggis dengan daya tampung 2.000 dan saat ini sudah terkumpul 194 ekor sapi, 15 ekor kambing, dan 3 ekor babi.

Di Kabupaten Bangli, terdapat 2 titik yaitu di Desa Demulih dan Desa Kayu Ambuah dengan kapasitas 500 ekor dan saat ini telah tertampung 55 ekor sapi.

Adapun di Kabupaten Gianyar di 7 Desa yaitu Desa Petak, Desa Telikup, Desa Sebatu, Desa Pukuan, Desa Sabah, Desa Manukaya, dan Payangan dengan kapasitas 1.000 ekor dan saat ini sudah tertampung sebanyak  145 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

Diarmita menyatakan, pihaknya  telah berkoordinasi dengan Bupati dan BNPB, serta melihat titik lokasi kandang penampungan. Bupati Karangasem telah bersedia menyiapkan tambahan areal untuk penampungan  ternak seluas 350 hektare.

Ditjen PKH juga memfasilitasi  pembuatan kandang penampungan, tarpal sebagai atap kandang, dan juga memberikan bantuan berupa pakan konsentrat sebanyak 5 ton, pakan hijaun, obat-obatan sebanyak 10.000 dosis, necktag untuk identifikasi ternak 350 buah dan air minum bagi ternak warga yang diselamatkan, serta bantuan masker buat petugas lapangan dan para peternak.

Ditjen PKH juga menyediakan 1 mobil truk untuk mengangkut ternak ke tempat penampungan ternak yang telah dibuat pada area yang lebih aman. 

 

 

 

 

 

 

Tag : gunung agung
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top