Kasus Nikahsirri.com : Aris Agak Gila Sejak Gagal Pilkada Banyumas

Rani, istri pemilik nikahsirri.com, mengatakan bahwa suaminya, Aris Wahyudi (49), \"agak gila\" sejak ia gagal Pilkada Banyuwangi 2008.
Newswire | 25 September 2017 14:00 WIB
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan (tengah) bersama Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan (kanan) dan Ketua KPAI Susanto memperlihatkan barang bukti saat rilis kasus perdagangan orang, di Jakarta, Minggu (24/9). Polda Metro Jaya menangkap Aris Wahyudi selaku pendiri Partai Ponsel yang diduga telah melakukan perdagangan orang melalui layanan nikah siri online di situs www.nikahsirri.com. - ANTARA/Sigid Kurniawan

Kabar24.com, BEKASI - Rani, istri pemilik nikahsirri.com, mengatakan bahwa suaminya, Aris Wahyudi (49), 'agak gila' sejak ia gagal Pilkada Banyumas 2008.

"Suami saya agak gila dari semenjak beliau kalah Pilkada 2008 di Banyumas," katanya di Bekasi, Senin (25/9/2017).

Pernyataan itu diungkapkannya saat tiba di rumah kontrakan Jalan Manggis Raya, Blok A/91, Perumahan TNI AU Angkasa Puri, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, usai mendampingi suami menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

Menurut dia, gangguan jiwa tersebut mulai nampak saat Aris terobsesi untuk bergabung menjadi warga negara Amerika Serikat lewat pembuatan buku yang berisi tentang keinginannya itu.

Buku yang sarat kontroversi tersebut, kata dia, sempat diluncurkan dengan mengundang sejumlah wartawan dalam sebuah deklarasi yang dihadiri komunitas masyarakat yang menjadi pendukungnya.

"Sampai beliau [Aris] sempat mengeluarkan buku ingin bergabung dengan Amerika," katanya.

Perilaku gangguan jiwa juga, kata Rani, juga kerap diperlihatkannya saat berkomunikasi dengan keluarga yang terkadang tidak bisa dicerna secara akal sehat.

"Kesehariannya kadang gila seperti itu, kadang normal. Memang kegilaannya itu tidak terlihat. Kegilaannya mengeluarkan buku yang kontrovesi," kata Rani.

Rani memastikan, gangguan jiwa pria yang mengaku sebagai lulusan Bidang Elektro University of Essex Inggris itu tidak sampai berujung pada kekerasan rumah tangga yang dialami istri dan tiga anaknya.

"Kalau kekerasan dalam rumah tangga tidak sampai seperti itu," ujar Rani.

Diberitakan sebelumnya, situs tersebut diindikasikan oleh Sub Unit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berkategori pornografi dan melanggar undang-undang terkait perdagangan manusia atas adanya keuntungan dari usaha itu untuk pengelola.

Sumber : Antara

Tag : nikah siri online
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top