Kemungkinan AS Serang Korut Terbuka Lebar, Tragedi Perang Korea Terulang?

Menhan AS, Jim Mattis mengisyaratkan opsi serangan militer atas Korea Utara (Korut) yang akan membuka peluang Korea Selatan diserang balik secara brutal oleh negara tetangganya tersebut.
John Andhi Oktaveri | 19 September 2017 11:50 WIB
Foto Perang Korea - Daily Mail

Kabar24.com, JAKARTA—Menhan AS, Jim Mattis mengisyaratkan opsi serangan militer atas Korea Utara (Korut) yang akan membuka peluang Korea Selatan diserang balik secara brutal oleh negara tetangganya tersebut.

Akan tetapi, Mattis tidak memerinci jenis serangan itu, apakah termasuk serangan dengan kekuatan penuh atau tidak sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (19/9).
Sedangkan Duta Besar AS untuk PBB sebelumnya mengatakan Dewan Keamanan PBB telah kehabisan opsi dalam menghadapi program nuklir Korut. Haley menegaskan pada akhirnya pihaknya akan menyerahkan penanganannya ke Pentagon.

Setiap konflik di Semenanjung Korea akan membuka peluang terjadinya pertumpahan darah seperti pada kejadian Perang Korea tahun 1950-1953. Saat itu lebih dari 50.000 tentara AS dan jutaan warga Korea tewas sebelum akhirnya dilakukan gencatan senjata tanpa perjanjian damai.

Seoul berada dalam jangkauan artileri militer Korut selain berpotensi kena serangan senjata nuklir dan senjata biologi.

Ketika ditanya apakah AS akan menyerang Korut tanpa berisiko terhadap serangan balik ke Korea Selatan, Mattis mengatakan: “Iya, tapi saya belum bisa memerinci bentuk serangan.”

Ketika didesak apakah serangan itu akan berupa apa yang disebut opsi “kinetik” dengan menggunakan senjata mematikan, Mattis mengatakan bahwa pihaknya tidak menginginkan hal itu. AS pernah menggunakan senjata mematikan ketika menjatuhkan bom atom di Hirosima dan Nagasaki pada Perang Dunia II sehingga membuat Jepang bertekuk lutut dan menyerah tanpa syarat.

Tag : amerika serikat, korea utara
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top