KABAR GLOBAL 18 SEPTEMBER: Pro & Kontra Pajak Digital, Trump Siap Bahas Denuklirisasi

Sejumlah berita internasional menjadi menjadi topik utama pada media nasional hari iin, Senin (18/9/2017), di antaranya mengenai pro dan kontra pajak digital serta Donald Trump yang akan bahas persoalan denuklirisasi.
Aprianto Cahyo Nugroho | 18 September 2017 08:52 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara AS Melania Trump menyaksikan gerhana matahari total, Senin (21/8/2017) waktu setempat. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita internasional menjadi menjadi topik utama pada media nasional hari iin, Senin (18/9/2017), di antaranya mengenai pro dan kontra pajak digital serta Donald Trump yang akan bahas persoalan denuklirisasi.

 Berikut ringkasan sejumlah berita internasional di media nasional hari ini:

Pro & Kontra Pajak Digital. Upaya Prancis dan 10 negara Uni Eropa lain dalam memberlakukan aturan baru perpajakan digital secara regional terpaksa terhenti menyusul adanya tentangan dari negara tetangga sendiri. (Bisnis Indonesia)

Trump Akan Bahas Soal Denuklirisasi. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bakal mengusung isu utama mengenai denuklirisasi Korea Utara dan Iran dalam pidatonya di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pekan ini. (Bisnis Indonesia)

Produksi di China Diprediksi Naik. Produksi baja China diperkirakan akan kembali tumbuh pada 2017, meskipun penutupan pabrik tak produktif terus dilakukan sepanjang tahun ini. Situasi ini berpeluang menimbulkan tekanan baru dari Eropa dan Amerika Serikat. (Bisnis Indonesia)

Konsorsium Perbankan Jepang Menyiapkan Mata Uang Digital Sendiri. Peredaran mata uang digital direspon cepat oleh perbankan di Jepang. Selain karena mata uang cryptocurrency merupakan mata uang yang dilegalkan di Negeri Sakura, masyarakat Jepang pun sangat antusias bertransaksi lewat uang digital. Sebuah konsorsium perbankan asal Jepang, lantas berinisiatif membentuk mata uang digital sendiri yang mereka beri nama J Coin. (Kontan)

Trump Blokir Investor. Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memblokir investasi Canyon Bridge Capital Partners dinilai merugikan pertumbuhan ekonomi AS. Pasalnya, AS membutuhkan investor baru untuk meningkatkan ekonomi yang sedang lesu. (Kontan)

Tag : kabar global
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top