Markas Polda Metro Sumut Dipenuhi Karangan Bunga

Mapolda Sumatra Utara dipenuhi ratusan papan bunga yang berisi ungkapan duka cita atas penyerangan yang dilakukan orang yang diduga terindikasi jaringan ISIS.
Newswire | 27 Juni 2017 18:55 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (tengah) bersama warga menyalakan lilin ketika mengikuti aksi dukungan untuk Polri di Polda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Senin (26/6) malam. Berbagai elemen masyarakat mendatangi Polda Sumut untuk memberi semangat dan dukungan kepada Polisi dalam mengusut dan memberantas aksi kejahatan terorisme yang terjadi di wilayah Sumut. ANTARA FOTO - Septianda Perdana

Bisnis.com, MEDAN -  Mapolda Sumatera Utara dipenuhi ratusan papan bunga yang berisi ungkapan duka cita atas penyerangan yang dilakukan orang yang diduga terindikasi jaringan ISIS.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting  mengatakan papan bunga tersebut juga berisi dukungan untuk Polri guna memberantas berbagai bentuk aksi terorisme.

Papan bunga berisi duka cita atas tewasnya personel Yanma Polda Sumut Ipda Anerta Martua Sigalingging itu, bukan hanya berada dalam lingkungan Mapolda Sumut. "Melainkan di Jalan Sisingamangarja di depan institusi penegak hukum tersebut," ujar Rina Sari Ginting, Selasa (27/6/2017).

Papan bunga tersebut juga berisikan pernyataan mengutuk keras tindakan terorisme dan radikalisme serta pernyataan untuk mendukung Polri dalam memberantas aksi terorisme.

Ia mengatakan kiriman papan bunga tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat, pihak pemerintah, tokoh agama, tokoh pemuda, pejabat TNI/Polri, konsul negara sahabat, dan masyarakat yang bersimpati.

Disebabkan jumlahnya yang cukup, papan bunga tersebut tepat dijejer hingga sepanjang dua kilometer.

Di antara pemberi papan bunga tersebut ada yang tercatat ataa nama Wali Kota Medan, Kepala BNN Sumut, Hononary Consul Timor Leste, MUI Kota Medan, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Medan.

Pada Senin (26/6) malam, seribuan masyarakat juga melakukan doa bersama dan menyalakan lilin atas peristiwa penyerangan yang terjadi pada Minggu (25/6) dinihari tersebut.

Pada Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB, dua orang tidak dikenal menyerang personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalinggung yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut.

Akibat penyerangan tersebut, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah di dada, tangan, dan lehernya.

Namun kedua pelaku berhasil dilumpuhkan personel Satuan Brimob yang berjaga di pintu masuk Mapoldq Sumut. Seorang pelaku tewas dan seorang lainnya luka tertembak.

Sumber : ANTARA

Tag : sumut
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top