Jemaah Indonesia Terbanyak Kedua setelah Pakistan

Jumlah jemaah umrah pada Ramadan tahun ini meningkat menjadi 6,75 juta dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 6,39 juta. Pakistan menduduki daftar jemaah paling banyak, diikuti Indonesia dan India.
JIBI | 26 Juni 2017 16:09 WIB

Kabar24.com, JAKARTA—Jumlah jemaah umrah pada Ramadan tahun ini meningkat menjadi 6,75 juta dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 6,39 juta.

Menteri Haji dan Umrah Mohammed Saleh bin Taher Benten, seperti dikutip Arab News pada Minggu (25/6/2017), mengatakan jumlah jamaah dan pengunjung yang sedang meningkat ini terjadi sejalan dengan visi mereka pada 2030. 

Sementara itu, Asisten sekretaris Kementerian Haji dan Umrah Mohammed bin Hamed Al-Klaiby menyatakan kenaikan harga di hotel bintang lima mencapai 113%, sedangkan harga di hotel empat bintang naik sebesar 71,2%.

Laporan Kementerian Haji dan Umrah menyebutkan bahwa kondisi ekonomi dan keamanan menyebabkan penurunan jemaah umrah dari beberapa negara. Namun, usaha yang dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah untuk mendukung beberapa perusahaan umrah mengimbangi kekurangan jumlah jemaah yang berasal dari Mesir, Turki dan Yordania. Kenaikan jumlah visa umrah juga datang dari beberapa negara lain seperti Amerika Serikat, Jerman dan Norwegia.

Laporan ini juga mengungkapkan bahwa warga Pakistan menduduki daftar jemaah paling banyak, dengan jumlah 1.446,284 orang, naik 45% dibandingkan dengan tahun lalu.

Adapun, jemaah asal Indonesia berada di posisi kedua dengan kenaikan sebesar 25% ke angka 875,958 jemaah. Di posisi ketiga ada India dengan jumlah 524,604 jemaah.

Sumber: Tempo

Tag : umrah
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top