KABAR GLOBAL 21 JUNI: Inggris Melunak Terhadap UE, Nego Ulang NAFTA Alot

Sejumlah berita internasional yang layak menjadi perhatian pasar menjadi sorotan beberapa media massa hari ini, Rabu (21/6/2017), antara lain mengenai negosiasi resmi perdana Brexit serta negosiasi ulang NAFTA yang bisa habiskan waktu hingga tahun depan.
Aprianto Cahyo Nugroho | 21 Juni 2017 08:56 WIB
Karyawan memerhatikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Senin (29/5). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita internasional yang layak menjadi perhatian pasar menjadi sorotan beberapa media massa hari ini, Rabu (21/6/2017), antara lain mengenai negosiasi resmi perdana Brexit serta negosiasi ulang NAFTA yang bisa habiskan waktu hingga tahun depan.

Berikut rincian berita internasional di sejumlah media nasional:

Inggris Melunak terhadap UE. Dalam negosiasi resmi perdana keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), Inggris tampak melunak terhadap tuntutan Uni Eropa, terutama terkait dengan konsekuensi pada hubungan baru kedua kawasan. (Bisnis Indonesia)

Negosiasi Ulang NAFTA Bisa Sampai 2018. Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross menyampaikan bahwa proses negosiasi ulang Perjanjian Perdagangan bebas Amerika Utara atau NAFTA bisa menghabiskan waktu hingga tahun depan. (Investor Daily)

Jerman-Prancis Pertimbangkan Reformasi Zona Euro. Kansrlir Jerman Angela Merkel mengatakan dirinya siap untuk mempertimbangkan proposal yang diajukan Presiden Prancil Emmanuel Macron mengenai reformasi zona euro. (Investor Daily)

Peringkat Bank Besar Australia Dipangkas. Lembaga pemeringkat global kembali menurunkan prospek bank Australia. Kali ini, Moody’s Investors Service menurunkanperingkat kredit empat bank terbesar Australia. (Kontan)

Boeing Ungguli Airbus di Paris Air Show. Paris Air Show selalu menjadi ajang kompetisi bagi dua produsen pesawat dunia, Boeing dan Airbus. Pada awal pembukaaan pameran kedirgantaraan dua tahunan kali ini, Boeing masih menungguli kontrak penjualan dibandingkan Airbus. (Kontan)

Nestle Beli Saham Freshly. Nestle telah mengakuisisi saham minoritas perusahaan penyedia makanan segar yang disediakan langsung ke konsumen, Freshly. Upaya ini untuk meningkatkan bisnis di bidang kesehatan milik Nestle. (Kontan)

 

Tag : kabar global
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top