Taruna Terbunuh, Pola Pembinaan di Akpol Akan Diubah

Kepala Kepolisian RI Tito Karnavian menuturkan Polri tidak ingin lagi kejadian serupa terulang. Tewasnya Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Brigadir Dua Taruna Muhammad Adam harus menjadi yang terakhir.
Anggara Pernando | 23 Mei 2017 14:19 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono (kiri) didampingi Gubernur Akademi Polisi (AKPOL) Irjen Pol Anas Yusuf (kanan) menunjukkan barang bukti terkait kasus meninggalnya taruna tingkat II Akpol Brigadir Dua Taruna Mohammad Adam saat gelar kasus tersebut di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/5) malam. - Antara/Aji Styawan

Kabar24.com, JAKARTA -- Kepolisian RI memastikan akan mengubah pendekatan pembinaan di Akademi Kepolisian.

Kepala Kepolisian RI Tito Karnavian menuturkan Polri tidak ingin lagi kejadian serupa terulang. Tewasnya Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Brigadir Dua Taruna Muhammad Adam harus menjadi yang terakhir.

Tito mengatakan pihaknya sejak berkunjung ke Akpol pada Februari 2017 lalu telah mengingatkan seluruh jajaran di Akpol agar kultur kekerasan di akademi diakhiri. Akan tetapi setelah peristiwa naas ini terulang maka akan ada upaya percepatan pengubahan struktural dan kultural.

"Saya sampaikan pada [divisi] SDM pengasuh yang ada di Akpol diambil orang terbaik. Diberi waktu tertentu satu hingga dua tahun dengan jaminan promosi," kata Tito di Gedung DPR, Selasa (23/5/2017).

Dengan penempatan perwira dan pemikir terbaik di Polri, Tito mengharapkan dapat memutus kultur kekerasan. Tito mengatakan, Mabes Polri juga mengambil langkah serius. Tim yang dipimpin Wakapolri telah melakukan upaya menyeluruh termasuk menindak para tersangka.

Tag : polri, kapolri
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top