Harga Bawang Putih di Ambon Rp55.000/kg

Para ibu rumah tangga yang berbelanja di pasar tradisional Mardika dan Batumerah mengeluhkan naiknya harga bawang putih menjadi Rp55.000/kg.
Newswire | 18 Mei 2017 09:49 WIB
Pedagang menata bawang putih impor di pasar kota, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (12/5). - Antara/Rahmad

 

Kabar24.com, AMBON - Harga bawang putih masih dikeluhkan warga di Ambon.

Para ibu rumah tangga yang berbelanja di pasar tradisional Mardika dan Batumerah mengeluhkan naiknya harga bawang putih menjadi Rp55.000/kg.

Pantauan Antara di Pasar Mardika dan Batumerah, Kamis (18/5/2017) pagi, para ibu rumah tangga yang berbelanja terlihat kesal dan mengeluh akibat harga bawang putih yang merupakan satu-satunya bumbu penyedap masih tetap mahal, pada hal stok terlihat di mana-mana. Sementara harga bawang merah Rp34.000/kg.

"Situasi seperti ini mau salahkan siapa, rata-rata pedagang di kawasan pasar Mardika saya sudah tanya pedagang satu ke yang lain tetap harga bawang putih Rp55.000/kg, memang ada yang dijual dengan harga Rp53.000/kg hanya saja buah bawangnya kecil-kecil," kata Rita seorang ibu rumah tangga yang bermukim di kawasan Paradiso.

Dia mengatakan, pasar murah yang diadakan pemerintah Provinsi yang berlangsung di halaman parkir Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat juga tidak menjual bawang merah maupun putih sebab memang harga bawang mahal, karena itu distributor tidak mau merugi dengan penjualan bawang di pasar murah.

"Yang dijual hanya barang-barang kebutuhan yang mudah dijangkau seperti telur ayam ras, tepung terigu, gula pasir, minyak goreng dan kebutuhan lainnya.

Seorang pedagang di pasar Mardika, Sabto , 46, mengakui kalau dirinya bersama dengan teman - teman sudah menaikan harga bawang putih sejak tiga hari lalu.

"Mudah-mudahan di sentra produksi yakni Surabaya tidak menaikan harga menjelang ibadah puasa. Bawang merah maupun bawang putih yang dijual di Ambon selama ini dipasok dari Surabaya," ujarnya.

Minggu depan sebelum pembukaan ibadah puasa ada kapal yang masuk dari Surabaya dengan membawa barang-barang kebutuhan pokok termasuk bawang.

"Nanti kami lihat lagi, mudah-mudahan tidak terjadi perubahan harga, sebab penerapan harga di pasar Ambon selalu mengikuti perkembangan harga di sentra produksi," ujarnya.

Inang salah satu agen pemasok bawang dari Surabaya ke Ambon saat dikonfirmasi mengakui kalau di sentra produksi sekarang ini terjadi perubahan harga naik.

Dia mengemukakan, memasok bawang putih dari Surabaya sekarang ini yang masih kotor dengan harga Rp45.000/Kg, atau naik dari sebelumnya Rp37.000, dengan harga harapan pedagang eceran di pasar bisa menjual dengan harga berkisar Rp50.000 hingga Rp52.000/kg, sedangkan bawang putih harga agen Rp24.000/kg, harga eceran di pasar semstinya Rp32.000/kg.

"Informasi dari agen itu benar, hanya saja setelah kami beli dari mereka harus membayar lagi tenaga untuk cuci kotor dengan upah Rp2.000 hingga Rp2.500/Kg. Jadi harus berani untuk mematok harga agar tidak merugi," tandas Ruben pedagang pasar Mardika.

Sedangkan untuk bawang merah masih kotor Rp24.000/Kg dan setelah dibersihkan dijual dengan harga Rp32.000/Kg.

Dia menambahkan, tiap isi karung baik bawang putih maupun bawang merah ukurannya 20 Kg. Namun, setelah dibersihkan hanya tinggal 19 Kg atau ada juga yang hanya 18 kg kalau isinya kecil, jadi harus pandai mengaturnya kalau tidak mau merugi.

Sumber : Antara

Tag : bawang putih
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top