Megawati Sangat Penting Untuk PDIP. Ini Alasannya

Megawati Soekarnoputri dinilai sebagai sosok yang teramat penting bagi PDI Perjuangan.
Newswire | 30 April 2017 15:27 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri berfoto bersama dengan duta besar negara sahabat saat peringatan Konferensi Asia Afrika dengan tema Keragaman Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/4). - Antara/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, JAKARTA - Megawati Soekarnoputri dinilai sebagai sosok yang teramat penting bagi PDI Perjuangan.

Pengajar Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Padjadjaran, Bandung, Muradi menilai sosok Megawati Soekarnoputri sangat penting untuk tetap memimpin Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

"Partai banteng moncong putih tersebut memiliki sejumlah kader muda yang relatif berhasil dalam melakukan kaderisasi internal. Banyak figur muda yang dianggap mumpuni dalam menjaga marwah partai," kata Muradi, Minggu (30/4/2017), menanggapi wacana pensiunnya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dari dunia politik.

Namun demikian, lanjut dia, harus diakui bahwa tantangan dan ancaman ideologi bangsa tetap membutuhkan sosok yang mampu menjaga dan mengawal keajegan NKRI dari ancaman menguatnya semangat sektarian dan politik identitas.

"Pada konteks ini, Megawati sebagai simbolisasi tokoh politik nasional yang memiliki visi ke-Indonesiaan yang kuat, saya pikir masih perlu memimpin dan menjaga marwah partai untuk tetap berada di garis depan penjaga kebhinekaan dan keindonesiaan," tuturnya.

Hal ini perlu digarisbawahi agar transfer pengalaman dan ideologi pada sejumlah kader muda PDIP dapat terus dan tetap berjalan pada garis ideologi kepartaian yang bersumbu pada semangat menjaga cita-cita para pendiri bangsa.

"Saya kira penting juga menegaskan bahwa dalam politik, penting sekali adanya patron sebagai penggerak dan penyemangat bagi kader-kader muda untuk tetap fokus pada visi dan misi partai," ujarnya.

Menurut Muradi, hal itu menjadi porsi bagi Megawati sebagai ketua umum. Oleh karena itu, sebagai partai, PDIP masih menbutuhkan sosok putri sulung Bung Karno tersebut untuk menjaga marwah partai di tengah serbuan ideologi sektarian yang cenderung menguat.

Oleh karena itu, ujarnya, penting pula kader-kader muda PDIP memahami arah gerak dan tujuan partai menjaga agar ke-Indonesiaan tetap lestari.

"Keteguhan dalam mengambil sikap politik menjadi penegas bahwa PDIP sebagai partai membutuhkan Megawati untuk tetap memimpin sambil secara bersamaan, Megawati juga terus membuka ruang politik bagi kader-kader muda untuk mengisi jabatan dan posisi strategis di partai dan pemerintahan sebagai bagian dari pendewasaan politik kader-kadernya," papar Muradi.

Salah satunya, tambah dia, adalah membuka jalan bagi salah satu kadernya yang saat ini menjadi presiden, Joko Widodo.

Sosok Megawati juga penting untuk tetap mengawal agar pemerintahan Jokowi tetap berada di garis yang seirama dengan basis politik PDIP.

Nawacita dan trisakti adalah dua mantra politik yang lahir dari rahim PDIP, karena itulah selain memastikan agar PDIP tetap kokoh di tengah serbuan ideologi sektarian.

Keberadaan Megawati sebagai sosok dengan sarat pengalaman politik bagus untuk mengawal dan menjadi mentor Jokowi dalam menjalankan pemerintahan.

Hal ini ditegaskan sebagai bentuk pendampingan bagi kader PDIP yang saat ini menjadi Presiden Indonesia ke-7. Mengawal dan mendampingi kader yang selama ini dilakukan oleh PDIP seyogyanya dapat berjalan, khususnya bagi kader partai yang tengah memimpin negeri ini.

"Khusus untuk pendampingan dan pengawalan Jokowi atas agenda dan program politik yang sedang dan akan dilakukan membutuhkan sosok Megawati, baik sebagai ketua umum partai maupun mantan wakil presiden dan presiden yang sarat pengalaman," ucap Muradi.

Sumber : Antara

Tag : megawati, pdip
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top