Pemimpin Dunia Lebih Suka Unggah Gambar Swafoto Ketimbang Foto Jabat Tangan

Sebanyak 73 kepala negara, 38 kepala pemerintah dan 28 perdana menteri memiliki laman pribadi di Instagram. Per 1 April 2017, akun-akun tersebut memiliki total keseluruhan 48,7 juta pengikut dan mempublikasikan sebanyak 61.281 post dalam 12 bulan terakhir.
Dika Irawan | 21 April 2017 01:30 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan), Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud (kedua kanan), mantan Presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) dan Menko PMK Puan Maharani (kedua kiri) melakukan swafoto (wefie) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/3). ANTARA FOTO/SETPRES - Agus Suparto

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 73 kepala negara, 38 kepala pemerintah dan 28 perdana menteri memiliki laman pribadi di Instagram. Per 1 April 2017, akun-akun tersebut memiliki total keseluruhan 48,7 juta pengikut dan mempublikasikan sebanyak 61.281 post dalam 12 bulan terakhir.

Total aktivitas tersebut menghasilkan 371,7 juta interaksi berupa komentar dan likes. Hal tersebut berdasarkan riset Studi Burson-Marsteller.

Riset tersebut menganalisa aktivitas dari 325 akun Instagram kepala negara dan pemerintah, serta perdana menteri selama 12 bulan terakhir dengan menggunakan data agregat dari perangkat CrowdTangle dari Facebook.

Dalam siaran pers yang diterima, Kamis (20/4/2017), laporan tersebut menyimpulkan pemimpin dunia menggunakan Instagram agar pesan mereka dapat tersampaikan dengan cara-cara yang menarik dan kreatif melalui pemanfaatan sejumlah fitur di Instagram.

Di samping itu para pemimpin dunia juga menciptakan kisah-kisah mengesankan di Instagram dan meggunakan kolase gambar-gambar. Mereka bahkan mempublikasikan banyak video dengan perbandingan sebesar satu video di setiap 10 unggahan yang mereka publikasikan.

Bukan hanya itu, swafoto kini telah mengambil alih gambar tradisional prosesi jabat tangan, yang secara jelas menandakan lingkungan diplomatis yang baru di tahun 2017.

“Edisi kedua dari studi tentang Pemimpin Dunia di Instagram oleh Burson-Marsteller menunjukkan popularitas dan efektivitas dari komunikasi visual pada sektor publik,” kata Don Baer, Worldwide Chair dan CEO Burson-Marsteller dalam siaran persnya, Kamis (20/4/2017).

Dia menambahkan, para pemimpin di seluruh dunia sedang menciptakan komunikasi daring yang mampu menyampaikan konteks politis dan sosial, serta membagikan cita rasa kreativitas dan kepribadian. Adapun pemimpin di lini bisnis dan sektor lainnya dapat belajar dari cara pemerintah memanfaatkan Instagram.

 

Tag : instagram
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top