Hari Kekayaan Intelektual Ke-17 Dirayakan Lebih Membumi

Pemerintah berharap perayaan hari kekayaan intelektual sedunia bersama masyarakat menjadi bagian upaya mengkampanyekan pentingnya HKI.
David Eka Issetiabudi | 20 April 2017 16:16 WIB
Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Dede Mia Yusanti (kanan) dan Kabag Tata Usaha dan Humas DJKI Sri Lastami (kiri) menjelaskan rangkaian perayaan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-17, Kamis (20/4/17). - David Eka I.

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah berharap perayaan hari kekayaan intelektual sedunia bersama masyarakat menjadi bagian upaya mengkampanyekan pentingnya HKI.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual punya cara untuk membumikan hari kekayaan intelektual sedunia, dengan menggelar beragam kegiatan pada car free day Jakarta, Minggu 23 April 2017.

Tidak sekadar membagikan pamflet terkait dengan HKI, DJKI juga menggelar jalan sehat, senam zumba, pemberian layanan informasi, diskusi interaktif kisah sukses pemilik kekayaan intelektual hingga deklarasi penandatanganan pada wall of fame dengan mengusung tema Stop Pembajakan.

Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan Intelektual Dede Mia Yusanti mengatakan biasanya perayaan Hari Kekayaan Intelektual sedunia digelar dengan suasana formal, tidak merangkul semua pihak. Menurutnya, dengan adanya kegiatan di tengah car free day, diharapkan berbagai kalangan dapat berkumpul dan mendapat informasi tentang HKI.

“Semangatnya kami tidak ingin berjalan sendiri. Tidak hanya mendorong sinergi antar lembaga/kementerian, kampanye HKI perlu ditingkatkan," tuturnya dalam konferensi pers Rangkaian Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-17, Kamis (20/4/17).

Hari Kekayaan Intelektual sedunia dirayakan pada 26 April sejak 2010, yang ditetapkan oleh World Intellectual Property Organization (WIPO).

Selain melebur dalam massa di Minggu pagi, DJKI juga menggelar Forum Kekayaan Intelektual dengan mengusung tema Kekayaan Intelektual Untuk Indonesia Yang Inovatif, Rabu (26/4), di Hotel Indonesia Kempinski.

Dalam acara itu akan dilakukan beragam penandatanganan kerja sama, seperti dengan Badan Penguasaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Batam, serta dengan Sekolah Tinggi Teknik Nasional Yogyakarta.

Sementara itu, untuk acara puncak, akan dilaksanakan di Istana Wakil Presiden dengan agenda, antara lain pemberian anugerah kekayaan intelektual dengan kategori WIPO Medal for Inventor, Medal for Enterprise Trophy, dan School Children's Trophy.

Selain itu, juga akan dilakukan penandatangan antara DJKI dengan beberapa kementerian dan lembaga, serta penyerahan sertifikasi indikasi geografis dan merek kolektif Uni Eropa.

Tag : hki
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top