Dua Pria Ini Ditangkap Polisi, Diduga Rencanakan Serangan Saat Piplres

Dua orang pria ditahan polisi Selasa (18/4/2017) terkait dugaan rencana penyerangan pada perhelatan pemilihan presiden.
Newswire | 18 April 2017 19:15 WIB
Ilustrasi: Bagian depan truk yang menggilas massa saat acara Bastille Day di Nice Prancis , Kamis (14/7/2016), penuh dengan lubang bekas tembakan. Polisi menembaki truk itu untuk melumpuhkan sopir truk itu, Sedikitnya 66 orang tewas dalam insiden itu. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA -- Dua orang pria ditahan polisi Selasa (18/4/2017) terkait dugaan rencana penyerangan pada perhelatan pemilihan presiden.

Polisi Prancis menahan keduanya di Mersaille, wilayah bagian Selatan Prancis, jelang pemilihan presiden yang akan digelar Minggu 23 April 2017.

Polisi, yang telah memburu kedua orang tersebut sejak akhir minggu lalu, melakukan penahanan atas keduanya pada waktu terpisah.

Sumber dari kepolisian seperti diberitakan Reuters, Rabu (18/4/2017) mengatakan kedua orang pria tersebut sepertinya mengikuti paham Islam radikal setelah berada di penjara selama beberapa waktu.

Prancis akan melaksanakan pemungutan suara dalam rangka pemilihan presiden putaran pertama pada Minggu (23/4/2017), sementara putaran kedua rencananya berlangsung pada 7 Mei 2017.

Prancis menerapkan status darurat yang telah diperpanjang beberapa kali sejak terjadinya serangan oleh militan Islamis di Paris dan beberapa daerah lainnya di negara tersebut. Sejumlah kejadian ini telah menewaskan lebih dari 230 orang.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : prancis, terorisme
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top