Pelaporan Intelijen Harta Orang Indonesia Melonjak

Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat terjadi peningkatan penyampaian informasi antar financial intelligence unit (FIU) lintas negara seiring akan berlakunya automatic exchange of information (AEoI).
Anggara Pernando | 17 April 2017 21:10 WIB
Kiaagus Ahmad Badaruddin - kemenkeu.go.id/.jpg

Kabar24.com, JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat terjadi peningkatan penyampaian informasi antar financial intelligence unit (FIU) lintas negara seiring akan berlakunya automatic exchange of information (AEoI).

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin peningkatan permintaan pertukaran informasi ini sangat tinggi intensitasnya. Terutama pasca berlakunya program pengampunan pajak dan menjelang berlakunya AEoI.

"Peningkatannya [penyampaian informasi lintas negara] besar sekalu. Sekitar dua kali lipat," kata Kiagus di sela perayaan ulang tahun PPATK di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Dia mengatakan, salah satu yang menggembirakan adalah semakin banyaknya informasi dari FUI negara lain menyanpaikan informasi terkait kekayaan orang Indonesia di luar negeri. Dengan informasi ini, maka analisa yang diberikan PPATK kepada penegak hukum maupun penyidik negara lainnya diharapkan semakin kuat.

Sementara seiring makin bertambahnya usia PPATK, Kiagus mengatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah peningkatan kinerja organisasi. Selain itu kerjasama dengan beragam lembaga eksternal semakin baik. Kerjasam itu diharapkan dapat menjegah beredarnya uang hasil kejahatan di Indonesia.

"Pola kerjasama semakin baik. Banyak kerjasama yang telah kami lakukan seperti dengan stakeholder baik bank maupun non bank serta penegak hukum KPK, Polri, Kejaksaan, dan PPNS lainnya," katanya

Lahirnya Instruksi Presiden (Inpres) No.2/2017 semenjak awal tahun juga diharapkan memperkuat peran PPATK. Pasalnya dalam Inpres itu presiden memerintahkan Menteri Keuangan, Jaksa Agung, Polri, dan BNN untuk memaksimalkan analisa yang dihasilkan oleh PPATK untuk mencegah pidana dan meningkatkan pendapatan pajak.

Tag : pajak, ppatk
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top