PILGUB DKI 2017: Kapolri, 65.000 Personel Amankan Pencoblosan

Kepolisian Republik Indonesia akan menerjunkan 20.000 personel untuk mengamankan gelaran putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Kepolisian nantinya juga akan dibantu oleh sejumlah pihak, termasuk TNI dan unsur sipil gabungan, sehingga total pengamanan mencapai 65.000 personel.
Arys Aditya | 17 April 2017 17:33 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. - Antara/Agus Bebeng

 Kabar24.com, JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia akan menerjunkan 20.000 personel untuk mengamankan gelaran putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Kepolisian nantinya juga akan dibantu oleh sejumlah pihak, termasuk TNI dan unsur sipil gabungan, sehingga total pengamanan mencapai 65.000 personel.

Berbicara dalam sesi veranda talk yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan di beranda belakang Istana Merdeka, Senin (17/4/2017), Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan jumlah tersebut melebihi pengamanan untuk putaran pertama Pilkada DKI.

Diungkapkan, TNI akan membantu sebanyak 15.000 personel dan sisanya akan dibantu oleh aparat perlindungan masyarakat (linmas) dari Kementerian Dalam Negeri dan yang direkrut oleh pemerintah daerah.

“Dengan kekuatan sebesar ini, lebih besar dari pengamanan sebelumnya, Insya Allah Jakarta akan aman dan kita menjamin masyarakat Jakarta untuk bebas sekali lagi memilih menurut pilihan masing-masing,” ujar Tito.

 

 

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top