Bursa Kerja AS Kembali Tunjukkan Sinyal Penguatan

Jumlah warga Amerika Serikat yang mengklaim tunjangan pengangguran turun berdasarkan laporan terbaru yang dirilis Departemen Ketenagakerjaan setempat.
Nurhadi Pratomo | 14 April 2017 02:31 WIB

Kabar24.com, JAKARTA — Jumlah warga Amerika Serikat yang mengklaim tunjangan pengangguran turun berdasarkan laporan terbaru yang dirilis Departemen Ketenagakerjaan setempat.

Klaim awal tunjangan penggangguran warga Amerika Serikat (AS) tercatat sebanyak 234.000 per 8 April 2017. Para ekonom sebelumnya telah memprediksi catatan jumlah klaim pada periode itu akan berada di kisaran 245.000.

Jumlah klaim yang berada di bawah 300.000 membuat AS kini berada di posisi aman untuk pasar tenaga kerja. Catatan tersebut berhasil dipertahankan selama 110 pekan.

Hal itu merupakan pencapain terbaik sejak 1970 dengan pasar tenaga kerja yan lebih kecil. Saat ini pasar tenaga kerja AS dinyatakan mendekati posisi full employement. 

Baca juga: Rupiah Menguat

Ekonom senior Moody Analytics West Chester Pennsylvania Ryan Sweet memprediksi kondisi tersebut akan membuat The Fed segera menaikkan suku bunga pada Juni mendatang.

“Kondisi ketenagakerjaan yang mendekati full employement akan membentuk secara perlahan potensi peningkatan inflasi,” ujar Ryan dikutip dari laman Reuters, Kamis (13/4) waktu setempat.

Sementara itu, laporan lain yang dirilis oleh Depnaker AS menyebut indeks harga produsen (PPI) untuk permintaan akhir turun pada Maret 2017. Mereka mencatat indeks tersebut tergelincir 0,1% dan merupakan penurunan pertama sejak Agustus 2016. (Reuters)

 

Tag : tenaga kerja, amerika serikat, pengangguran
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top