Sepertiga Perempuan Indonesia Masih Alami Kekerasan

Sepertiga wanita Indonesia mengalami kekerasan fisik atau kekerasan seksual. Menanggapi hal ini, badan PBB menyerukan pentingnya aksi perlindungan terhadap wanita.
Juli Etha Ramaida Manalu | 13 April 2017 06:47 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual - Antara

Kabar24.com,JAKARTA- Sepertiga wanita Indonesia mengalami kekerasan fisik atau kekerasan seksual. Menanggapi hal ini, badan PBB menyerukan pentingnya aksi perlindungan terhadap wanita.

Survei nasional pertama yang diadakan pemerintah menunjukkan bahwa 33% wanita berusia antara 15-64 tahun atau sekitar 26 juta orang mengaku pernah mengalami kekerasan.

Berdasarkan hasil survei yang dirilis pada akhir Maret lalu, kasus kekerasan ini paling sering dialami oleh wanita yang mengecap pendidikan lebih tinggi dan para wanita yang tinggal di daerah perkotaan. "Temuan survei tersebut sangat mencengangkan. Survey tersebut menunjukkan bahwa kekerasan terhadap wanita terjadi disekitar kita," sebut Annette Robertson, Kepala Population Fund PBB di Indonesia seperti dikutip dari Reuters, Rabu (12/4/2017).

Dia mengatakan bahwa kekerasan terhadap wanita merupakan pelanggaran hak azasi manusia dan berakar pada ketidaksetaraan gender. "Hal ini menjadi penghalang bagi wanita dan anak perempuan untuk meraih kesempatan mencapai kehidupan bermartabat serta kesempatan untuk hidup sesuai dengan potensi terbaik mereka," tambahnya.

Kelompok aktivis perempuan menyebutkan bahwa kurangnya data komprehensif di dalam.negeri menghambat edukasi dan pencegahan tindak kekerasan akan wanita sehingga prevalebsi kejahatannya sulit diketahui.

Indonesia menempati ranking ke 88 dari 144 negara di Indonesia dalam Indeks Kesenjangan gender World Economic Forum 2016. Kendati perekonomian Indonesia terus bertumbuh dalam dekade terakhir, anggapan lama terkait posisi wabita dalam tataran sosial masih tetap sama dimana segala tingkah laku wanita masih terus menjadi perhatian.

Tag : Pelecehan Seksual
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top