Gorontalo Bidik Kunjungan 30.000 Wisatawan Asing

Pemerintah Provinsi Gorontalo mengincar kunjungan wisatawan asing hingga 30.000 sepanjang tahun ini. Jumlah tersebut 4 kali lipat dari lawatan turis mancanegara pada 2016 sebanyak 7.000 wisatawan.
Rivki Maulana | 12 April 2017 15:39 WIB
Danau Limboto, Gorontalo - kodam/wirabuana.mil.id

Bisnis.com, MANADO - Pemerintah Provinsi Gorontalo mengincar kunjungan wisatawan asing hingga 30.000 sepanjang tahun ini. Jumlah tersebut 4 kali lipat dari lawatan turis mancanegara pada 2016 sebanyak 7.000 wisatawan.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo, Resma Kabakoran, mengatakan lonjakan kunjungan tersebut diharapkan bisa tercapai berkat program stimulus dari Kementerian Pariwisata. Pasalnya, hingga saat ini belum ada penerbangan internasional langsung ke Gorontalo kendati secara teknis Bandara Jalaludin bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737-900 ER.

"Kemenpar mengupayakan penerbangan [internasional] carter, sedangkan kami menyiapkan destinasi wisata dan sejumlah event yang bisa mendatangkan wisatawan," ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (12/4/2017).

Sebagaimana diketahui, Kemenpar memang memiliki program stimulus untuk membantu daerah-daerah yang memiliki potensi dan kemampuan pariwisata, namun belum maksimal dalam pengembangannya. Salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata di daerah adalah akses transportasi.

Di Gorontalo, hingga saat ini bahkan belum ada maskapai yang terbang langsung dari Jakarta. Penerbangan ke Gorontalo sejauh ini perlu transit di Makassar maupun Manado. Pemprov Gorontalo sebelumnya sudah berupaya meminta penerbangan langsung ke provinsi Serambi Madinah. Hasilnya, mulai Rabu (13/4/2017), Batik Air bakal terbang langsung dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Resma mengatakan penerbangan langsung ke Gorontalo diharapkan bisa mendongkrak minat wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara melawat ke Gorontalo. Tahun lalu, total kunjungan turis ke Gorontalo mencapai 367.000 atau tiga kali lipat dari target sebanyak 120.000.

"Kemenpar mengupayakan penerbangan [internasional] carter, sedangkan kami menyiapkan destinasi wisata dan sejumlah event yang bisa mendatangkan wisatawan,"

Menurut Resma, Gorontalo tengah menyasar turis asing dari China sebagai pangsa pasar yang paling potensial. Pasalnya, saat ini kunjungan turis China diakui mengalami peningkatan signifikan berkat adanya rute penerbangan Manado-Gorontalo yang hanya memerlukan waktu tempuh 30 menit.

Resma menuturkan, limpahan turis China yang masuk ke Sulawesi Utara bakal menjadi modal penting untuk menarik wisatawan dari negara lain sekaligus menambah pencitraan pariwisata Gorontalo di kalangan turis asing.

Guna menarik wisatawan, Pemprov Gorontalo bakal terus membenahi sejumlah destinasi. Saat ini, Gorontalo memang mengandalkan wisata alam. Pulau Cinta dan penampakan hiu paus di Botubarani menjadi salah dua destinasi yang menarik minat wisatawan. Selain itu, fenomena migrasi 35 spesies burung di Danau Limboto juga menjadi destinasi wisata yang cukup diminati.

Tag : pariwisata
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top