Polisi Tangani Tumpahan CPO Di Perairan Dumai

Kepolisian Resor Dumai Riau menangani kasus tumpahan minyak kelapa sawit atau crude palm oil di perairan laut sekitar 100 kilogram milik PT Naga Mas saat transfer ke atas kapal MT ARK Progress, Sabtu.
Antara | 26 Maret 2017 07:57 WIB
Sawit

Kabar24.com, DUMAI - Kepolisian Resor Dumai Riau menangani kasus tumpahan minyak kelapa sawit atau crude palm oil di perairan laut sekitar 100 kilogram milik PT Naga Mas saat transfer ke atas kapal MT ARK Progress, Sabtu.

Kapolres Dumai AKBP Donal H Ginting menyebutkan, penanganan tumpahan CPO ke laut sekitar pukul 11.42 Wib Sabtu siang tadi sudah dilakukan dengan mengambil barang bukti sampel minyak tergenang dan memeriksa sejumlah saksi.

"Kita akan melihat apakah tumpahan ini ada pelanggaran atau kelalaian, dan selanjutnya dilakukan gelar perkara untuk tindakan lebih lanjut," kata kapolres kepada wartawan, seperti dikutip Antara, Minggu (26/3/22017).

Dilanjutkan, transfer minyak CPO dari pabrik ke kapal berbendera India di dermaga B Pelindo Dumai ini direncanakan dengan volume muat empat ribu ton, dimulai sejak Jumat (24/3) hingga Sabtu.

Hasil pemeriksaan sementara, saat proses muat minyak hampir siap, dilakukan pembersihan pipa hubung penyalur minyak ke kapal dengan cara membuat tekanan angin ke dalam pipa.

Namun, di saat angin mulai disemprotkan, pipa penghubung masih tersalur ke dalam tanki kapal dan lubang utama dibagian atas tidak ditutup, sehingga minyak dari tanki tampung menyembur ke luar.

"Minyak bersemburan dan jatuh ke dalam laut diperkirakan lebih kurang 100 kilogram, dan perusahaan mengaku langsung melakukan pembersihan cpo tumpah tersebut," jelas Donald.

Upaya pembersihan selama hampir tiga jam tersebut dilakukan perusahaan dengan menurunkan kapal pompong milik nelayan dan menggunakan alat tradisional, seperti ember dan tong besi.

Tumpahan minyak CPO kini tidak lagi terlihat di sekitar pelabuhan dermaga B Pelindo Jalan Datuk Laksamana Dumai tersebut, dan diketahui penanggung jawab pelaksana proses transfer minyak yaitu petugas loading master Dedi dan Bambang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga cpo

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top