DPR: Tindak Tegas Terduga dan Tersangka Teroris

Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo meminta penegak hukum esktra tegas kepada para terduga dan tersangka teroris. Pasalnya, ada beberapa indikasi sel-sel terorisme dalam negeri masih aktif dan diduga akan semakin kuat jika ISIS membangugn basis di Asia Tenggara.
Muhammad Khadafi | 21 Desember 2016 18:40 WIB
Anggota Brimob Polda Metro Jaya menjaga tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12/2016). - Antara/Muhammad Iqbal

Kabar24.com, JAKARTA – Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo meminta penegak hukum esktra tegas kepada para terduga dan tersangka teroris.

Pasalnya, ada beberapa indikasi sel-sel terorisme dalam negeri masih aktif dan diduga akan semakin kuat jika ISIS membangugn basis di Asia Tenggara.

“Mereka terus mencari ruang untuk merusak ketahanan nasional. Luar biasa mereka sudah berani mengincar istana negara,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, Rabu (21/12/2016).

Hal tersebut mengacu kepada pemberitaan bahwa Datasemen Khusus (Densus) 88 mengungkap terduga teroris baru dengan temuan bom aktif.

Menurut bambang, indikasi penguatan sel-sel terorisme dalam negeri lainnnya adalah saat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte bertemu pada dua pekan lalu.

Gatot mengingatkan bahaya terorisme semakin dekat karena kelompok ISIS memiliki Filipina Selatan untuk membangun basisnya.

Sementara Presiden Duterte mengemukakan bahwa ISIS akan mendirikan kekhalifahan baru di empat negara Asia Tenggara, yakni Filipina, Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. 

Indikasi lainnya adalah kembalinya puluhan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi simpatisan ISIS ke tanah air. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
terorisme

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top