TERORIS TANGSEL: Masih Ada Satu Bom Aktif Akan Diledakkan

Setelah peledakkan bom ketiga tersebut, Kapolda menyebutkan dirinya baru bisa masuk ke dalam rumah kontrakan yang diisi tiga terduga teroris yang sidah tewas.
Saeno | 21 Desember 2016 13:13 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan menyebutkan masih ada satu bom aktif yang harus diledakkan.

Setelah peledakkan bom ketiga tersebut, Kapolda menyebutkan dirinya baru bisa masuk ke dalam rumah kontrakan yang diisi tiga terduga teroris yang sidah tewas.

Kapolda menyeutkan, penggerebekan ini tidak terlepas dari pengembangan dan keterangan salah satu terduga teroris bom panci Bekasi. Polisi lantas melakukan pengembangan lebih jauh setelah berhasil menangkap Adam.

Dari Adam terungkap adanya rencana penyerangan terhadap anggota Polisi pada sekitar Natal dan Tahun Baru. Modus yang direncanakan adalah penusukan dan aksi bom bunuh diri. 

Sebelumnya, tTim Densus 88 dilaporkan telah berhasil meledakkan dua bom aktif yang ditemukan di lokasi penggerebekan terduga teroris.

Seperti disampaikan Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol. Rikwanto, evakuasi terhadap tiga terduga teroris yang tewas akan dilakukan seiring penjinakkan bom tangan yang berada di dekat mereka.

Proses peledakan bom pertama sendiri terjadi tak berselang lama setelah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Selanjutnya, menurut laporan TVOne, pada sekitar pukul 12.48, Rabu (21/12/2016) terdengar bunyi ledakan kedua yang diperkirakan sebagai proses disposal atau peledakkan bom kedua.

Sebelumnya dilaporkan Antara, Kepolisian melakukan peningkatan keamanan di lokasi penggerebekan teroris di RT 02/001, Kampung Curug, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pantauan di lokasi, kepolisian dari Polres Tangerang bersenjata lengkap, melakukan penjagaan dan meminta warga untuk tidak mendekat ke lokasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari hasil penggerebekan tersebut, di temukan bom aktif yang siap meledak.

Sementara itu, pihak kepolisian meminta warga menjauh. Kepolisian pun terus berjaga dan mobil penjinak bom telah berada di lokasi.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ayi Supardan mengatakan, dari hasil penggerebekan rumah terduga teroris yang dilakukan Densus 88, berhasil ditemukan benda diduga bom.

Dijelaskannya, proses penggerebekan rumah terduga teroris dilakukan pada hari Selasa, 21 Desember 2016 sekitar pukul 09.00 WIB di sebuah kontrakan yang berlamat di RT 002/RW 01 desa Babakan, kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Dalam proses pengamanan/penegakan hukum, dapat diamankan satu orang terduga Pelaku Tindak Pidana Terorisme dan dilakukan upaya tegas yang mengakibatkan tiga pelaku meninggal dunia di tempat.

Personel Densus 88, Puslabfor Mabes Polri, DVI, Pusdokes, Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan dibantu beberapa instansi seperti pemadam kebakaran sedang berada di lokasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
terorisme

Sumber : Antara/TVOne
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top