Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

YUDI LATIF: Di Indonesia, Politis Banyak, Negarawan Sedikit

Pengamat politik dari Reform Institue Yudi Latif menilai Indonesia banyak memiliki politisi tapi sangat sedikit negarawan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 November 2016  |  22:23 WIB
Suasana gedung DPR/MPR RI. - Bisnis
Suasana gedung DPR/MPR RI. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -  Pengamat politik dari Reform Institue Yudi Latif menilai Indonesia banyak memiliki politisi tapi sangat sedikit negarawan.

"Negawaran memberikan jiwa raganya untuk negara, sedangkan politisi mencari sesuatu untuk jiwa raganya dari negara," kata Yudi Latif pada sebuah diskusi di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Menurut Yudi, negarawan memberikan jiwa raganya untuk negara, sehingga dapat menjadi pahlawan.

Selain itu, negawaran memberikan apa yang dapat diberikan kepada negara, sedangkan politisi mencari apa yang bisa diperoleh dari negara.

"Karena itu, banyak poltisii yang terjebak pada kasus hukum dan praktik korupsi," katanya.

Yudi menegaskan, negarawan tidak kaya. Dia mencontohkan, para pendiri bangsa yang merelakan jiwa raganya untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia, hidupnya biasa saja.

Para pendiri bangsa, kata dia, berdebat habis-habisan dalam forum-forum diskusi untuk menegakkan ideologi, tapi berteman akrab dalam kehidupan sehari-hari.

"Terkoyaknya persatuan Indonesia saat ini, karena terkoyaknya mental dan jiwa negarawan di tengah bangsa Indonesia," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

politisi

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top