Baru Sehari, Petisi Pilkada Tanpa SARA Didukung Hampir 14.000 Orang

Petisi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 tanpa isu Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA) hingga berita ini diturunkan sudah didukung hampir 14.000 orang.
Muhammad Khadafi | 02 November 2016 19:11 WIB
Infografis Pilkada DKI Jakarta 2017 - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Petisi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 tanpa isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sudah didukung hampir 14.000 orang.

Dukungan tersebut didapat dalam satu hari melaui petisi dalam jaringan di situs www.change.org/seruanbersama.

Setara Institute, selaku satu di antara penggagas petisi mengucapkan terima kasih atas dukungannya. “Besarnya dukungan ini menunjukkan bahwa aspirasi perdamaian dan keberagaman adalah sikap genuine [asli] masyarakat Indonesia,” kata Ismail dalam keterangan tertulis, Rabu (2/11/2016).

Dukungan tersebut juga menunjukkan masyarakat terus mendukung demokrasi yang berkualitas. Penggunaan isu SARA hanya menyebarkan permusuhan dan akan melemahkan demokrasi dan kemampuan berpikir rasional.

Setara mengaku seluruh tokoh dan elemen masyarakat penggagas petisi ini tidak memiliki niat politik. Seluruh penggagasnya adalah orang-orang yang peduli dengan kehidupan majemuk dan juga demokrasi yang sehat di Indonesia.

Adapun beberapa tokoh yang terlibat adalah Yudi Latif (akademisi), Allisa Wahid (Pegiat Gusdurian), Al Araf (Imparsial), Wahyudi Djafar (ELSAM), Gomar Gultom (tokoh agama), dan Haris Azhar (Kontras).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilkada DKI 2017

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top