Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelaku Percobaan Teror Bom di Gereja Medan Baru Berumur 18 Tahun

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Besar Nurfalah mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph di Jalan Doktor Mansyur Nomor 75 Padang Bulan, Kota Medan, sudah teridentifikasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Agustus 2016  |  14:03 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Kabar24.com, MEDAN - Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Besar Nurfalah mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph di Jalan Doktor Mansyur Nomor 75 Padang Bulan, Kota Medan, sudah teridentifikasi.

Menurut Nurfalah, dari dalam tas ransel pelaku ditemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Ivan Armadi Hasugian. Dalam KTP itu tercantum kelahiran Medan, 22 Oktober 1998. “Pelaku sudah diamankan,” katanya kepada Tempo saat ditemui di lokasi ledakan, Minggu, (28/8/2016).

Nurfalah menjelaskan dari dalam tas ransel pelaku juga ditemukan tiga pipa dan rangkaian kabel. Satu di antaranya sudah meledak. “Sifatnya low explosive,” ujarnya.

Sebelumnya, Nurfalah menjelaskan pelaku datang ke gereja dengan membawa tas ransel dan berbaur dengan jemaat lainnya. Pelaku langsung menghampiri pastor sesaat akan khotbah.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari dalam tas pelaku disusul kepulan asap. “Palaku berlari mendakati Pastor Pandiangan dan menikam tangan kirinya." katanya.

Pastor Alberth Pandiangan menolak memberikan keterangan. Lengan kiri Pandiangan terlihat dibebat perban. Dia menyerahkan penanganan kasus itu kepada pihak berwajib.

Adapun Ketua Dewan Pastoral Stasi Santo Yosep Doktor Mansyur Penetua Benar Ginting mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pelakunyaduduk dibangku tengah membaur dengan jemaat lainnya. Dia menyamar sebagai jemaat.

Sesaat khotbah akan dimulai, pelaku berdiri dan bergerak cepat ke altar tempat pastor akan khotbah. Dari dalam tasnya keluar percikan api dan asap.

Menurut Ginting, secara spontan jemaat membekuk pelaku dan berusaha memadamkan asap dari dalam tas pelaku. Sebagian jemaat langsung menghubungi polisi. Ada dua pelaku lainnya yang membawa bom dan salah satunya sempat menikam tangan kiri Pastor Pandiangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom medan

Sumber : tempo.co

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top